Nus Kei: Saya Kesal, yang Menyerang Keponakan dan Cucu Saya Semua

Nus Kei sudah meminta seluruh keluarga Kei untuk berdamai termasuk dengan John Kei. Meski begitu, dia tetap ingin kasus penyerangan ini diproses secara hukum.
Nus Kei masih tak habis pikir pelaku penyerangan di rumahnya tak lain merupakan keluarga sesama Kei. Hal itu yang membuatnya kesal.
"Kesal, karena yang datang ini orang kampung saya semua, keponakan saya semua, cucu saya semua, yang setiap (kali datang) ketika saya (di) Bekasi, karena beberapa bulan lalu masih komunikasi," kata Nus Kei di sela rekonstruksi di Green Lake City, Tangerang, Rabu (24/6).
Nus Kei mengatakan, anak dan istrinya saat ini masih syok dan trauma dengan penyerangan itu. Nus Kei juga sempat mengungkapkan kondisi keluarga di rumah saat penyerangan berlangsung. "Ada, naik ke atas. Loncat. Mereka lari. Naik ke lantai dua, loncat ke jemuran naik itu genteng," ungkap Nus Kei.
"Begini, istri pasti trauma. Kalau saya kan biasa," tambah dia.
Kini Nus Kei hanya bisa berharap kasus ini diproses secara baik. Dia meminta John Kei mengakui perbuatannya dan mempertanggungjawabkan semua ini.
"Dia mengakui saja, dia sudah berbuat dan mengakui. Dia berani bertanggung jawab. Karena saya berjiwa besar dan meminta maaf," ujar dia.
"Belum (ketemu). Tapi kalau dipertemukan saya siap," ucap dia.
Penyerangan, penembakan, dan pembunuhan dalam waktu singkat di Tangerang dan Cengkareng menghebohkan warga. Dengan cepat polisi menangkap pelakunya di Bekasi. Pelaku tak lain John Kei dan 29 anggota lainnya.
John Kei kini mendekam di penjara Polda Metro Jaya. Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal mati.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
