Ojol Demo di Summarecon Serpong, Minta Fasilitas Naik Turun Penumpang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ojek Online Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ojek Online Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sebuah video beredar di media sosial berisi sejumlah ojol berkumpul di kawasan Summarecon, Serpong. Dalam video itu, pengemudi ojol disebut sengaja datang untuk meminta pertanggungjawaban seorang sekuriti karena diduga memukul salah satu ojol.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan membenarkan adanya kelompok ojek online yang melakukan demonstrasi di kawasan Summarecon, Serpong. Mereka meminta agar pengelola menyediakan fasilitas naik turun penumpang untuk ojek online (ojol).

“Jadi itu ada penertiban karena kan kalau aturan kawasan kan tidak boleh parkir di situ. Itu yang demo ojol supaya mereka bisa ngetem di situ untuk naik dan turunkan penumpang,” kata Ferdy saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (17/7).

Terkait informasi adanya pemukulan dari pihak keamanan kawasan ke ojol pada Selasa (16/7), Ferdy mengatakan belum mendapatkan informasi. Ia menduga kejadian itu hanyalah penertiban seperti yang biasa dilakukan oleh pihak pengelola.

“Mungkin karena ditertibkan itu. Kalau ada pemukulan atau tidak saya enggak monitor,” kata Ferdy.

embed from external kumparan

Menurutnya demonstrasi berlangsung kondusif. Massa juga telah membubarkan diri.

“Sudah bubar kok. Tadi saya cek sudah bubar,” kata Ferdy.

instagram embed

Sebelumnya beredar video sekelompok ojol berkumpul di kawasan Summarecon Serpong. Dalam keterangan video itu tertulis: “kumpulan ojol berkumpul di kawasan Summarecon Serpong, karena diduga ada ojol yang diusir dengan bahasa yang kasar dan dipukul oleh security saat hendak menjemput penumpang, saat pihak kepolisian sudah berada di lokasi, Rabu 17/7/19”.