PA 212 akan Bawa Holywings ke Ranah Hukum soal Nama Muhammad dan Maria

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengecam restoran, bar dan kelab malam Holywings, terkait promosi minuman alkohol gratis bagi warga yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

"Kami mengecam keras terhadap Holywings yang telah melakukan tindakan dugaan pelecehan agama Islam dengan memberikan minuman keras kepada yang bernama Muhammad," ujar Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin, Jumat (24/6).

Tindakan yang dilakukan Holywings, menurutnya, telah masuk ke dalam unsur pidana soal dugaan penistaan agama. Sebab telah membawa nama nabi di dalamnya.

"Kami mencoba ambil langkah hukum agar Holywings dijerat hukum, sudah masuk dugaan unsur pidana penistaan agama yang memadukan miras kepada nama Muhammad," kata dia.

Holywings promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Foto: Dok. Istimewa

"Karena jelas miras adalah minuman yang sangat diharamkan dan nama Nabi Muhammad adalah nama mulia serta Nabi Muhammad sangat memerangi minuman keras," tegasnya.

Novel belum memastikan langkah hukum seperti apa yang bakal ditempuh. Namun dipastikan, meski telah ada permintaan maaf dari Holywings, pihaknya tetap akan membawa hal itu ke proses hukum.

"Coba kami koordinasikan nanti, cuma menurut saya walau sudah ada permintaan maaf resmi dari Holywings namun siapa pun yang terlibat harus tetap diproses hukum," pungkasnya.

Holywings sebelumnya mengunggah promosi minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria. Promosi tersebut diunggah di media sosial dan viral.

Permintaan maaf Holywings. Foto: Twitter/holywingsindo

Tidak lama, unggahan itu kemudian mendapat kecaman banyak netizen. Holywings pun telah menghapus unggahannya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Holywings menyampaikan permintaan maaf. Mereka berdalih promosi tersebut di luar persetujuan manajemen.

Mereka menegaskan tidak ada unsur kesengajaan untuk mengaitkan unsur agama dalam promosi mereka. Unggahan promosi tersebut juga sudah dihapus dari akun media sosial mereka.