kumparan
2 Desember 2019 9:55

PA 212 Sudah Konsultasi ke MUI soal Sukmawati: Masuk Penodaan Agama

Sukmawati Soekarnoputri, POTRAIT
Sukmawati Soekarnoputri Foto: kumparan
Persaudaraan Alumni (PA) 212 terus menyoroti polemik ucapan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden Sukarno. Bahkan, PA 212 sudah berkonsultasi dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga ahli bahasa terkait itu.
ADVERTISEMENT
Menurut Ketua PA 212, Slamet Maarif, hasil konsultasi menyatakan, ucapan Sukmawati itu terbukti menodakan agama Islam.
"Ya kita kan lihat, konteksnya konteks isinya dipelajari. Dan kita sudah konsul dengan berbagai ulama, ahli bahasa, termasuk minta pendapat beberapa pengurus MUI, menyatakan bahwa itu masuk dalam ranah penodaan agama," jelas Slamet usai Reuni 212 di Monas, Jakpus, Senin (2/12).
Ketua Umum DPP PA 212, Ustaz Slamet Ma'arif
Ketua Umum DPP PA 212, Ustaz Slamet Ma'arif. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Oleh karena itu, Slamet mendesak agar kasus ucapan putri Ir Sukarno itu segera diproses kepolisian hingga tuntas. Ia berharap jangan sampai polemik ini menyebabkan umat Islam menjadi kecewa terhadap aparat penegak hukum.
"Oleh karenanya yang terpenting adalah proses dulu, bagaimana bisa mengatakan tidak melanggar hukum kalau tidak pernah dipanggil. Panggil dulu, proses dulu, kemudian kalau memenuhi unsur, dijadikan tersangka, biar nanti pengadilan yang memutuskan apakah penodaan agama atau tidak," terangnya.
ADVERTISEMENT
"Oleh karenanya jangan sampai yang kali ini tidak diproses. Bahaya kalau kepercayaan umat luntur kepada penegak hukum," pungkasnya.
Permohonan maaf Sukmawati Soekarnoputri
Permohonan maaf Sukmawati Soekarnoputri Foto: ANTARA FOTO/Meli Pratiwi
Sukmawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena membandingkan Nabi Muhammad dengan Presiden pertama RI Sukarno oleh dua orang. Laporan pertama dibuat oleh Ratih dan teregister dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ Ditreskrimum. Lalu laporan kedua dibuat oleh Irvan dan teregister dengan nomor LP/7456/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.
MUI telah angkat suara terkait ucapan Sukmawati itu. Sekjen MUI Anwar Abbas menyebut sikap Sukmawati membandingkan Nabi Muhammad dan Sukarno dinilai telah menyinggung umat Islam.
"Pernyataan yang disampaikan Ibu Sukmawati itu kita sudah tahu semuanya, telah menyinggung hati dan perasaan umat Islam. Karena telah mengusik ranah keyakinan umat," kata Anwar di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan