Paguyuban Lesehan Malioboro: Harga Pecel Lele Rp 15 Ribu hingga Rp 18 Ribu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pecel lele. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pecel lele. Foto: Shutter Stock

Media sosial diramaikan dengan keluhan warganet soal mahalnya harga pecel lele di salah satu warung lesehan di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Dalam video yang beredar, jika ditotal warganet tersebut harus membayar Rp 37 ribu untuk seporsi pecel lele. Masing-masing Rp 20 ribu untuk pecel lele, Rp 7 ribu untuk nasi, dan Rp 10 ribu untuk lalapan.

Ketua Paguyuban Lesehan Malam Malioboro Sukidi pun angkat bicara terkait hal ini. Dia menjelaskan meski pandemi corona, bukan berarti para pedagang menaikkan harga dengan tak wajar.

"Walaupun ini masih masa-masa pandemi, teman-teman pedagang masih bisa berpikir positif. Dalam arti persiapan-persiapan menghadapi musim liburan lebaran tetap terkontrol baik tentang garga dan pelayanan," ujar Sukidi saat dikonfirmasi, Rabu (26/5).

kumparan post embed

Dari hasil survei paguyuban, harga pecel lele satu porsi lengkap di warung-warung lesehan Malioboro berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu. Dia pun mempertanyakan soal keluhan warganet itu.

"Hasil survei kami harga tertinggi di lapangan pecel lele Rp 15 ribu sampai Rp 18 ribu per porsi. Tapi tadi di medsos disebut Rp 20 ribu plus lalapan Rp 10 ribu. Apa benar?," jelasnya.

kumparan post embed

Lanjutnya, harga menu di lesehan Malioboro juga telah tercantum di daftar harga. Sehingga konsumen pun dapat membaca sebelum memesan makanan.

instagram embed

"Saran kami jangan terus ngomongnya di medsos. Kan juga ada sarana pengaduan konsumen baik lewat UPT dan pemkot. Juga sedia kotak saran. Dan kami pun siap membantu sebagai pengurus paguyuban untuk penyelesaiannya bila ada hal-hal yang kurang puas," ujarnya.

Di sisi lain, wisatawan juga harus memahami mana lesehan yang di Jalan Malioboro dan sirip-sirip luar Malioboro.

"Kadang pedagang yang di sirip-sirip luar Malioboro pun wisatawan juga merasa itu di Malioboro," ujarnya.