Pakai Hazmat, Ganjar Jadi Inspektur Upacara HUT RI di RS Darurat COVID-19
ยทwaktu baca 2 menit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengenakan baju hazmat lengkap saat memimpin upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Asrama Haji Donohudan, Selasa (17/8).
Pemandangan ini tentu memberi kesan berbeda, sebab biasanya Ganjar mengenakan jas, atau pakaian adat saat ia memimpin upacara kemerdekaan.
Upacara kemerdekaan ini pun digelar dengan sangat sederhana, tak ada pasukan pelajar yang biasanya hadir menggunakan seragam berwarna-warni. Pun juga barisan TNI Polri yang gagah berdiri.
Hanya ada barisan pasien COVID-19 dengan pakaian sehari-hari dengan khidmat mengikuti prosesi upacara.
Mulanya, tak ada yang menyangka, pria yang berdiri sebagai inspektur upacara itu adalah Ganjar. Sebab, seluruh bagian tubuh Ganjar tertutup hazmat dan hanya bagian mata saja yang terlihat transparan di balik kaca mata yang dikenakan.
Hazmat yang dikenakan Ganjar berwarna putih polos. Ia juga memakai kacamata lengkap dengan masker dobel berwarna merah putih. Di bagian bawah, Ganjar mengenakan sepatu boot berwarna oranye.
Seluruh petugas upacara juga semua juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Mereka mengunakan hazmat lengkap, baik petugas pengibar bendera merah putih, pembaca teks UUD 1945, pembaca doa dan lainnya.
"Hari ini saya sengaja ke sini, ingin upacara bersama mereka para penyintas. Saya kira dalam perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus ini, nuansa kesedihan itu masih menggayut di kita semuanya. Makanya saya ingin semua bersemangat, dan tadi kelihatan kawan-kawan para penyintas bersemangat," ucap Ganjar.
Politikus PDIP ini sengaja memakai hazmat untuk merasakan bagaimana para tenaga kesehatan berjuang menangani pandemi.
"Saya baru pertama kali pakai hazmat. Panas banget ternyata. Saya tidak membayangkan, mereka para nakes yang berjam-jam menggunakan hazmat ini. Saya ingin merasakan bagaimana menjadi mereka," jelas dia.
Menurutnya, perjuangan para nakes sungguh luar biasa. Mereka harus berjuang menyemangati diri sendiri, merawat pasien dan juga menyemangati para penyintas.
"Sesuatu yang ingin saya rasakan sendiri. Mudah-mudahan kehadiran saya di sini, bisa memberikan semangat bagi para penyintas dan nakes. Mereka bisa juga merayakan kemerdekaan di tempat ini, khususnya para nakes semoga ini bisa memberikan semangat karena mereka bisa tetap upacara kemerdekaan di tempat kerja, di mana mereka tak pernah libur," pungkasnya.
Sementara itu, para penyintas COVID-19 yang sedang isolasi di Donohudan mengaku senang bisa tetap merayakan kemerdekaan meski sedang isolasi dan dengan inspektur upacara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Nggak nyangka, pak Ganjar yang jadi pemimpin upacara. Ya seneng ya, ternyata Pak Ganjar mau hadir. Pakai hazmat," kata Nur Aini salah satu pasien COVID-19.
==
