Pakaian Dalam Baghdadi Diambil untuk Tes DNA

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto satelit yang menunjukan tempat tinggal pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dekat dengan desa Barisha, Suriah. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Foto satelit yang menunjukan tempat tinggal pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dekat dengan desa Barisha, Suriah. Foto: Reuters

Amerika Serikat memastikan sosok yang tewas dalam serangan di Suriah adalah pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi.

Meski demikian, sejumlah pihak ragu atas pengakuan AS. Pasalnya, Baghdadi telah berulang kali dikabarkan tewas, namun, akhirnya kembali muncul dan menebar teror.

Menurut penasihat senior Pasukan Demokratik Suriah (SDF), Polat Can, yang terbunuh benar-benar Baghdadi. SDF adalah pasukan Kurdi yang membantu AS melacak bos ISIS itu.

Lokasi yang diduga serangan AS terhadap Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi di desa Barisha, Suriah. Foto: AFP/OMAR HAJ KADOUR

Can menyebut, seorang sumbernya yang membantu AS ke tempat persembunyian Baghdadi. Barang-barang pribadi milik Baghdadi dibawa termasuk pakaian dalam untuk verifikasi identitas.

"Pakaian dalam Baghdadi dibawa untuk dipakai pada tes DNA, dan memastikan 100 persen orang yang dimaksud adalah Baghdadi sendiri," sebut Can.

Can mengatakan, pihaknya dan CIA sudah bekerja sejak Mei 2019 demi melacak di mana Baghdadi bersembunyi.

Pria berjenggot dengan penampilan pemimpin ISIS Abu Bakr al - Baghdadi (29/4/2019). Foto: Reuters

Seorang penyusup bahkan berhasil masuk ke dalam persembunyian Baghdadi dan mengumpulkan informasi.

"Baghdadi selalu berganti tempat tinggal," kata Can.

"Sumber intelijen kami mengirim koordinat mengarahkan airdrop, dan ikut serta dalam operasi ini hingga menit terakhir," tegas Can.