Pakistan Ungkap Ledakan di Pengadilan Islamabad adalah Bom Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota tim forensik melakukan identifikasi setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Waseem Khan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Anggota tim forensik melakukan identifikasi setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Waseem Khan/REUTERS

Pemerintah Pakistan mengungkap ledakan yang terjadi di pengadilan Islamabad merupakan serangan bom bunuh diri, Selasa (11/11).

Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menyebut kejadian itu menewaskan 12 orang. Laporan awal menyebut peristiwa tersebut juga melukai delapan orang.

Selain soal korban jiwa, Naqvi mengungkap 27 warga lainnya menderita luka.

Petugas polisi berjaga setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Waseem Khan/REUTERS

“Pukul 12.39 siang (waktu setempat), serangan bunuh diri dilakukan di Kachehri (pengadilan distrik). Sejauh ini, 12 orang telah gugur dan sekitar 27 orang terluka,” ucap Naqvi seperti dikutip dari AFP.

Naqvi menambahkan, pelaku masuk ke dalam pengadilan dengan berjalan kaki, lalu meledakkan bom di depan pengadilan, dekat mobil polisi.

Dari laporan yang diterima, pelaku menunggu selama 10 hingga 15 menit sebelum meledakkan diri. Identitas maupun latar belakang pelaku belum diungkap.

“Kami menginvestigasi insiden ini dari sudut pandang berbeda,” kata Naqvi.

“Ini bukan sekadar bom. Ini terjadi di sini, di Islamabad,” sambungnya.