Palang Sudah Ditutup, Motor Tetap Terobos Hingga Tersenggol KA Argo Merbabu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang berada di Kereta Api (KA) Argo Merbabu di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang berada di Kereta Api (KA) Argo Merbabu di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Sebuah sepeda motor menerobos perlintasan sebidang yang sudah tertutup di JPL 01 Emplasemen Timur Stasiun Cikampek, Jawa Barat, hingga akhirnya tersenggol KA 24 Argo Merbabu pada Rabu (23/9).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.23 WIB saat KA 24 Argo Merbabu dengan rute Gambir-Semarang Tawang melintas menuju dari Gambir menuju Semarang Tawang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membenarkan kejadian tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, saat kejadian perlintasan sudah tertutup sempurna sebagai tanda akan melintasnya kereta api.

"Saat kejadian perlintasan sudah dalam kondisi tertutup sempurna sebagai tanda akan melintasnya perjalanan kereta api dan Masinis KA 24 Argo Merbabu sudah membunyikan klakson lokomotif berulang kali," kata Franoto dalam keterangannya, Kamis (24/9).

Namun, pengendara motor tersebut tetap berupaya melewati jalur kereta api. Pengendara tersebut disebut melintas dari sisi kanan dan melawan arus.

Pengendara kendaraan melintasi palang terbuka di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Namun, terdapat pengendara sepeda motor yang tetap berupaya melintasi jalur KA melalui ruas jalan yang tidak semestinya, yakni dari sisi kanan dan melawan arus," ujar Franoto.

KAI menyebut masinis KA 24 Argo Merbabu telah berulang kali membunyikan klakson lokomotif sebelum kejadian. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh pengendara motor.

"Sebelum kejadian, masinis KA 24 Argo Merbabu sudah membunyikan klakson Lokomotif berulang kali, namun pengendara motor tidak mengindahkan," ujar Franoto.

Dalam kejadian tersebut, pengendara sepeda motor dilaporkan tidak mengalami luka. Usai tertabrak, pengendara tersebut diketahui meninggalkan lokasi.

"Dalam kejadian tersebut, pengendara sepeda motor dilaporkan tidak mengalami luka. Setelah kejadian, pengendara tersebut langsung meninggalkan lokasi sehingga petugas tidak sempat melakukan pendataan maupun identifikasi terhadap yang bersangkutan," kata Franoto.

Pengendara kendaraan menunggu palang terbuka di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

KAI mengingatkan, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat kendaraan yang menerobos jalur.

"KAI menegaskan bahwa kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak apabila terdapat kendaraan yang menerobos jalur. Oleh karena itu, tindakan menerobos perlintasan, terlebih melalui celah atau ruas yang tidak semestinya, dapat menimbulkan risiko kecelakaan yang membahayakan pengendara, penumpang kereta api, petugas, maupun masyarakat di sekitar jalur KA," kata Franoto.

KAI mengajak masyarakat untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi rambu dan palang perlintasan, tidak melawan arus, tidak menerobos ketika palang telah tertutup, serta tidak menggunakan jalur yang bukan merupakan perlintasan resmi.

"KAI juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi rambu dan palang perlintasan, tidak melawan arus, tidak menerobos ketika palang telah tertutup, serta tidak menggunakan jalur yang bukan merupakan perlintasan resmi," tutup Franoto.