Paloh Akui NasDem Dapat Efek Ekor Jas karena Usung Ma'ruf Cawapres

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Ketum Partai NasDem, Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (1/9/2018). (Foto: Ricad Saka/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketum Partai NasDem, Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (1/9/2018). (Foto: Ricad Saka/kumparan)

Meski belum memasuki masa kampanye Pilpres 2019, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku sudah mendapatkan efek ekor jas untuk partainya karena mengusung KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi.

Namun, efek tersebut memang dirasa belum maksimal. Sebab, masa kampanye memang belum dimulai.

"Sekarang sih ada tapi itu kan belum optimal ya, karena masih berproses ke depan. Positive thinking kita," kata Surya Paloh di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (2/9).

Selama ini, Paloh menjelaskan, Ma'ruf memiliki gagasan politik yang kuat untuk membuat Indonesia maju. Hal ini sesuai dengan visi dan misi partai NasDem.

"Apa yang disampaikan Pak Ma'ruf Amin itulah sejatinya, esensinya politik gagasan Partai NasDem yaitu membawa perubahan, restorasi Indonesia, ini benar saya katakan," jelasnya.

"Mudah-mudahan insyaallah kehadiran dan pilihan Jokowi yang memilih Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya tidak salah itu," lanjutnya.

Paloh pun berharap target NasDem dan parpol koalisi untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa terwujud.

"Ya Insyaallah apa yang telah diharapkan, ditargetkan mudah-mudahan bisa lebih tercapai," pungkasnya.