Pameran Pendidikan Islam Jadi Tempat Siswa Belajar di Luar Sekolah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pameran Pendidikan Islam Internasional (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pameran Pendidikan Islam Internasional (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)

Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 atau International Islamic Education Expo (IIEE) 2017 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah madrasah turut memeriahkan acara ini.

Sejumlah siswa-siswi dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 6 Tangerang, contohnya, mereka datang ke IIEE 2017 karena ketertarikan mereka terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia sehingga dapat menambah wawasan di luar kelas.

Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)

“Kami dari MTsN 6 Tangerang merasa senang bisa datang karena dapat menambah wawasan siswa, mereka bisa mengenal hasil karya madrasah dan perguruan tinggi Islam. (IIEE 2017) Bisa untuk ajang belajar di luar kelas ya mengenal pendidikan Islam di Indonesia,” ungkap Riri, guru pendamping siswa-siswi MTsN 6 Tangerang, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (22/11).

Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)

Agar menambah antusiasme siswa-siswi di pameran ini, Riri mengatakan, pihak sekolah telah memberikan tugas kepada mereka untuk membuat sebuah laporan kunjungan ke pameran. Mereka diminta untuk mengulik informasi minimal di 4 stan pameran.

“Di sini mereka mendapat tugas untuk membuat suatu laporan mengenai pameran yang ada di sini apa saja yang dipamerkan minimal 4 stan. Biar mereka paham, enggak hanya datang saja,” jelas Riri.

Melihat pentingnya pendidikan Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Riri berharap agar pendidikan Islam di Indonesia untuk terus maju mengikuti perkembangan zaman, mengingat saat ini efek globalisasi sangat berpengaruh bagi suatu bangsa.

“Penting dong (pendidikan Islam) untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, kalau enggak dilandasi itu, ya, rusak bangsa kita. Jadi pendidikan Islam harus lebih maju lagi pokoknya harus mengikuti perkembangan zaman,” pungkas Riri.

Sebagai informasi, acara IIEE 2017 diadakan selama empat hari mulai tanggal 21 hingga 24 November 2017. Dalam acara ini terdapat sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari seminar Islam internasional atau Annual Islamic Conference International Studies (AICIS) yang dihadiri oleh pembicara dari dalam negeri dan luar negeri, pameran pendidikan Islam, perlombaan robotik tingkat madrasah, Apresiasi Pendidikan Islam (API), Anugrah Guru Madrasah Berpestasi (Gupres), dan berbagai kegiatan hiburan dari para peserta pameran.