PAN Pecah, 158 DPD-DPW Desak Amien Rais Bentuk PAN Reformasi

Konflik usai Kongres PAN V di Kendari yang memenangkan Zulkifli Hasan berbuntut panjang. Eks Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengadakan pertemuan dengan sejumlah pendiri PAN pada Selasa (10/3) malam.
Dalam pertemuan itu, Ketua DPW PAN Sulawesi Barat, Muhammad Asri Anas, mengatakan muncul desakan dari 158 DPW (pengurus Provinsi) dan DPD (pengurus Kab/Kota) agar Amien membentuk PAN reformasi.
Langkah ini diambil setelah Kongres PAN dianggap penuh kejanggalan oleh Amien Rais yang mendukung kubu Mulfachri Harahap. Hasil Kongres juga membuat posisi Amien sebagai Ketua Dewan Kehormatan digantikan oleh Soetrisno Bachir.
"Kami sudah menerima usulan dari 158 DPD dan DPW serta 1.300 tokoh yang pernah terlibat di PAN dan tokoh yang pernah terlibat di era reformasi, termasuk tokoh-tokoh Muhammadiyah agar Pak Amien daripada tidak diperlakukan tidak baik oleh PAN agar membentuk PAN Reformasi," kata Anas saat dihubungi, Rabu (11/3).
Sejumlah pengurus yang hadir dalam pertemuan itu selain Amien Rais antara lain Putra Jaya Husein, Asri Anas, Buchori, hingga Peter.
Anas mengatakan, usulan itu disampaikan langsung ke Amien. Ia enggan mengungkapkan DPD dan DPW mana saja yang mendorong Amien membentuk PAN reformasi.
Lebih lanjut, Amien belum merespons usulan tersebut lantaran masih fokus untuk mengunggat hasil kongres PAN.
"Semalam pun kami dengan beberapa DPW dan DPD serta tokoh-tokoh yang ikut mendirikan PAN menyampaikan ke Pak Amien. Tapi Pak Amien masih fokus di gugatan kongres," tuturnya.
Saat ini, Anas menuturkan, banyak kader di sejumlah daerah keluar dari partai yang berlambang matahari itu karena dianggap tak sesuai dengan semangat awal PAN dibentuk. Para kader ini mendesak Amien mengembalikan PAN sebagai partai reformasi dengan membentuk PAN reformasi.
"Tokoh yang pernah terlibat di PAN di daerah-daerah sejak reformasi banyak yang keluar sebab PAN semakin jauh dari semangat awal didirikan," tandasnya.
Sebelumnya, Ketum PAN Zulkfili Hasan (Zulhas) telah selesai menyusun kepengurusan PAN periode 2020-2025 dan diumumkan pada Rabu (25/3). Sebelum pengumuman, Zulhas sempat membocorkan sejumlah stuktur yakni Ketua Dewan Kehormatan Soetrisno Bachir, Eddy Soeparno tetapi menjadi Sekjen dan Yandri Susanto sebagai Ketua Bapilu.
