Pandji Pastikan Hadiri Undangan Klarifikasi Polda Metro Terkait 'Mens Rea'
ยทwaktu baca 2 menit

Komika Pandji Pragiwaksono, angkat bicara mengenai rentetan laporan polisi yang menyeret nama dan karya pertunjukan tunggalnya yang bertajuk 'Mens Rea'.
Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, Pandji memastikan akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan.
Melalui kuasa hukumnya, Pandji mengkonfirmasi bahwa dirinya telah menerima undangan klarifikasi dari penyidik Polda Metro Jaya. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk hadir memenuhi panggilan tersebut pada Jumat (6/1).
"Rencananya datang. Cuma kostumnya aja belum ditentukan," ujar Haris Azhar saat mendampingi Pandji usai melakukan audiensi di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).
Haris Azhar juga menjelaskan kepastian kehadiran, dan menyebut kliennya akan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait aduan yang masuk.
"Dalam waktu dekat kita juga akan hadir ke undangan dari penyidik Polda Metro Jaya hari Jumat, jam 10," tambah Haris Azhar.
Meski karyanya menuai kontroversi hingga berujung pada enam laporan polisi, Pandji mengaku tidak kapok untuk terus membawakan materi komedi yang bersinggungan dengan isu sosial dan politik.
Baginya, kritik dan komedi adalah bentuk kegelisahan yang ia tuangkan sebagai seniman.
Ia menekankan bahwa sejak awal pembuatan 'Mens Rea', tidak ada niat untuk menyinggung pihak tertentu.
Enggak (kapok). Karena memang tidak datang dengan niat jahat. Datangnya hanya dengan niat menghibur, untuk bikin masyarakat ketawa. Maka tidak ada alasan untuk saya kapok,"
Pandji menjelaskan, dirinya sangat terbuka untuk ruang dialog jika ada pihak yang merasa bingung atau keberatan dengan isi materinya.
"Sebagai seniman, ketika saya bikin karya, tentu ada banyak penafsiran, tapi senimannya sendiri kan bagian juga bisa ditanya untuk kejelasan maksud dari sebuah karya," jelasnya.
Kasus ini ternyata sudah mulai memasuki babak pemeriksaan saksi. Pandji mengungkapkan, dua komika yang menjadi pembuka (opener) dalam pertunjukan 'Mens Rea' telah lebih dulu dimintai keterangan oleh pihak polisi.
"Terkait 'Mens Rea', iya dua opener saya sudah sempat dipanggil. Ben Dhanio sama Dany Beler, sudah diperiksa, sebagai saksi," ungkap Pandji.
Terkait kelanjutan laporan di Mabes Polri maupun Polda lainnya, Pandji dan tim hukumnya mengaku akan mengikuti prosedur yang berlaku. Haris Azhar optimistis bahwa kebebasan berekspresi dalam karya seni tidak seharusnya dipidanakan selama tidak memobilisasi kekerasan.
"Saya akan jalanin prosesnya saja. Saya tidak akan menghindar ajakan untuk berdialog, saya tidak akan menghindar panggilan. Ketika saya dibutuhkan untuk hadir, tentu saya akan hadir," tutup Pandji.
