Kumparan Logo
Lipsus Panglima TNI- Dudung Abdurachman
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman saat menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta.

Pangdam Jaya: Jangan Coba Ganggu Persatuan dan Kesatuan Jakarta, Akan Saya Hajar

kumparanNEWSverified-green

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman kunjungi Yonzikon 11 di Matraman, Jakarta Timur. Foto: TNI AD
zoom-in-whitePerbesar
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman kunjungi Yonzikon 11 di Matraman, Jakarta Timur. Foto: TNI AD

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bersikap tegas terhadap siapa pun yang berusaha mengacaukan persatuan dan kesatuan di Jakarta. Ia siap menghajar siapa pun yang mengancam persatuan masyarakat Ibu Kota ini.

"Jadi jangan coba-coba ganggu persatuan dan kesatuan di Jakarta. Kalau coba-coba akan saya hajar nanti," kata Dudung usai memimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2020 dan Penanggulangan Bencana Banjir di Wilayah Kodam Jaya, di Monas, Jakarta, Jumat (20/11).

Pernyataan Dudung ini disambut tepuk tangan para prajurit.

Respons Dudung berkaitan kegiatan FPI setelah kepulangan Imam Besar mereka, Habib Rizieq Syihab. Pesan Dudung ini diperkuat dengan patroli beberapa unsur prajurit TNI di sekitar markas FPI di Petamburan.

instagram embed
embed from external kumparan

"Dan pasukan TNI di Petamburan, yakni pasukan yang memang kegiatan rutin Garnisun, saya sebagai Panglima dan Kogartap kami terdiri [dari matra] Darat, Laut, Udara, menggiatkan patroli-patroli untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan," kata Dudung.

Selain itu, Dudung juga mengatakan, penurunan baliho Habib Rizieq di kawasan Petamburan sepenuhnya berada di bawah perintahnya.

"Itu perintah saya. Berapa kali [oleh] Satpol PP turunkan, dinaikkan lagi. Itu perintah saya [untuk menurunkan]," tandas Dudung.

kumparan post embed
instagram embed

***

Saksikan video menarik di bawah ini: