Pangdam Jaya: Setengah Mati Siapkan Logistik Rusun Nagrak dan Pasar Rumput

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali melakukan sidak Rusun Nagrak yang menjadi tempat isolasi terpusat bagi para pasien OTG. Foto: Puspen TNI
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali melakukan sidak Rusun Nagrak yang menjadi tempat isolasi terpusat bagi para pasien OTG. Foto: Puspen TNI

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji menyampaikan betapa besar tantangannya dalam mempersiapkan rusun Nagrak dan Pasar Rumput, yang akan dijadikan tempat isolasi terpusat penderita COVID-19. Tantangannya bakal kian besar, jika masyarakat tidak patuh dan enggan berpartisipasi aktif dalam PPKM Darurat nanti.

kumparan post embed

Mulyo memprediksi, jika tidak tercapai kolaborasi masyarakat, peningkatan kasus bisa mencapai ratusan ribu dalam waktu mendatang.

Bayangkan menyiapkan ratusan ribu, saya saja untuk menyiapkan untuk rusun Nagrak sama Pasar Rumput itu sudah setengah mati, bagaimana menghitung logistiknya yang harus kmi siapkan. Itu baru satu titik.

--Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi kesiapan Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (23/6). Foto: Pemprov DKI Jakarta

Maka, Mulyo meminta dengan sangat sebagai pengendali teritorial militer Jakarta, bahwa masyarakat mesti patuh. Aturan mesti dipahami, dan dijalani. Tanggung jawab harus dipikul bersama-sama.

"Maka dari itu dalam melaksanakan kegiatan ini nanti, tolong masyarakat juga ikut berpartisipasi satu sama lain, kalau tidak, tidak akan pernah selesai," tegas Mulyo.