Panglima TNI: Saya Jarang Pakai Strobo, Lampu Merah Berhenti
·waktu baca 2 menit

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merespons sikap masyarakat yang menolak memberikan akses jalan untuk mobil dengan lampu strobo, sirine, maupun rotator saat melintasi jalan umum.
Terkait hal ini, sebagai pejabat yang memiliki hak untuk menggunakannya Agus mengaku lebih nyaman berkendara tanpa rotator.
"Saya juga mengarahkan kepada pengawal saya untuk tidak bunyikan strobo karena ganggu kita juga. Ganggu saya juga. Saya kan pengin nyaman juga. Kendaraan juga tidak menghargai pengendara yang lain," kata Agus usai meninjau baksos hingga pameran Alutsista di area silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/9).
"Lihat aja kalau saya juga jarang pakai strobo," katanya.
Agus juga mengatakan selama ini ia selalu mematuhi aturan lalu lintas ketika berkendara. Jika lampu merah, kendaraan dan iring-iringan yang melintas bersamanya turut berhenti, tidak menerobos.
"Saya kalau lampu merah, saya berhenti. Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat) semua berhenti. Saya sampaikan kepada satuan saya kalau ikuti aturan," ucap Agus.
"Kecuali ada hal yang memang membutuhkan kita urgensi cepat kita harus ada di suatu tempat. Membutuhkan bantuan atau mungkin, mungkin, kita juga seperti ambulans. Ambulans kita dahulukan, kemudian pemadam kebakaran," beber Agus.
Lebih lanjut, Agus memahami keresahan yang dirasakan masyarakat. Ia pun mendorong aparat untuk melakukan penertiban kendaraan yang menggunakan lampu strobo tidak sesuai aturan.
"Ya mungkin ilegal yang harus, saya juga suka lihat, harus ditertibkan, lah. Enggak boleh," tandas Agus.
