Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara Resmi Dibentuk
·waktu baca 1 menit

Rapat Paripurna DPR memutuskan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Ruang Udara. Pansus ini yang akan merumuskan isi dari undang-undang setelah Indonesia berhasil mengambil alih FIR Jakarta dari Singapura.
“Sesuai dengan hasil rapat konsultasi pengganti rapat badan musyawarah DPR antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi memutuskan bahwa telah dibentuk pansus rancangan UU tentang pengelolaan ruang udara,” kata Wakil Ketua DPR yang memimpin paripurna, Adies Kadir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/3).
Adapun susunan Pansus itu terdiri dari 8 fraksi partai politik yang ada di DPR. Berikut susunan Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara:
PDIP:
Junico B.P Siahaan
Hasanudin
Stevano Rizki Adranacus
I Wayan Sudirta
Alex Indra Lukman
Yasti Soepredjo Mokoagow
Golkar:
Nurul Arifin
Gavriel P. Novanto
Mangihut Sinaga
Ilham Pangestu
Ali Mufthi
Gerindra:
Andi Iwan Darmawan Aras
Mulyadi
Endipat Wijaya
Moreno Soeprapto
NasDem:
Amelia Anggraini
Rajiv
Mori Hanavi
Teguh Iswara Suardi
PKB:
Hasanudin Wahid
Syamsu Rizal
Abdullah
Muhammad Hilman Mufidi
PKS:
Idrus Salim Aljufri
Hamid Noor Yasin
Yanuar Arif Wibowo
PAN:
Farah Puteri Nahlia
Muhammad Syauqie
Demokrat:
Frederik Kalalembang
Ishak Mekki
“Apakah susunan keanggotaan pansus rancangan undang-undang tentang pengelolaan ruang udara dapat disetujui,” tanya Adies.
“Setuju,” sahut para anggota DPR.
