Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.101.0
Paus Fransiskus Wafat, Kedubes Vatikan Jakarta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
21 April 2025 17:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Suasana duka menyelimuti Takhta Suci Vatikan dan umat Katolik di seluruh dunia setelah kabar wafatnya Paus Fransiskus, hari ini, Senin (21/4).
ADVERTISEMENT
Pantauan di Kedutaan Besar Vatikan yang terletak di kawasan Jakarta Pusat, pukul 17.30 WIB, nampak bendera Kota Vatikan dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.
Di Kedutaan menunjukkan suasana tenang dan hening menyelimuti area Kedubes. Gerbang tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalam kompleks.
Tak ada satu pun staf atau petugas yang tampak berkegiatan di halaman kantor diplomatik tersebut. Namun, keheningan itu terasa sarat makna, seiring bendera Vatikan yang setengah tiang berkibar lemah diterpa angin.
Sementara lalu linta di sekitar Kedubes Vatikan tampak ramai seperti biasanya.
Kedubes Vatikan, yang mewakili Tahta Suci dalam hubungan internasional dengan Indonesia, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar wafatnya Paus Fransiskus. Namun penghormatan melalui pengibaran bendera setengah tiang ini menunjukkan solidaritas dan penghormatan atas kepergian pemimpin spiritual agama Katolik.
ADVERTISEMENT
Paus Fransiskus, pemimpin Amerika Latin pertama Gereja Katolik Roma, wafat. Hal itu disampaikan Vatikan dalam sebuah pernyataan video pada Senin (21/4), demikian dikutip dari Reuters.
Ia wafat di usia 88 tahun. Kemarin, Minggu (20/4) ia masih tampil di hadapan 35 ribu jemaat untuk memperingati Paskah.
"Saudara-saudari terkasih, dengan duka yang mendalam saya harus mengumumkan wafatnya Bapa Suci kita Fransiskus. Pada pukul 7.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk pelayanan kepada Tuhan dan Gereja-Nya. Ia mengajarkan kita untuk menghayati nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan kasih universal, khususnya demi mereka yang paling miskin dan paling terpinggirkan. Dengan rasa syukur yang tak terhingga atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kami menyerahkan jiwa Paus Fransiskus kepada kasih yang tak terbatas dan penuh belas kasihan dari Tuhan Yang Maha Esa dan Tritunggal,” tulis Vatikan dalam situs resminya.
ADVERTISEMENT