PDIP Klaim Menangi 5 dari 6 Pilkada di Bali: Bukti Jadi Basis Utama Partai

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam acara pengumuman cakada PDIP tahap V. Foto: PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam acara pengumuman cakada PDIP tahap V. Foto: PDIP

PDIP menunjukkan eksistensi sebagai partai yang paling banyak pendukungnya di Pulau Bali dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. PDIP mengeklaim berhasil memenangkan 5 dari 6 pilkada di Bali, yang diikuti oleh kadernya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, capaian ini menjadi bukti Bali masih menjadi basis partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu.

"Ini menjadi bukti bagaimana Bali secara kultural dan historis menjadi basis utama partai. Yang paling menarik adalah keberhasilan kader PDI Perjuangan merebut kemenangan di Pilkada Karangasem. Dalam perspektif spiritual, kemenangan di Karangasem sangat penting," kata Hasto dalam keterangannya, Sabtu (12/12).

"Kemenangan di Karangasem semakin mendorong pentingnya membumikan falsafah Trihita Karana. Terlebih dengan kemenangan di Tabanan, Gianyar, Denpasar, Badung dan Bangli. Matur Suksma," imbuhnya.

Penampilan kesenian tari tradisional Bali pada malam budaya jelang kongres PDIP di Bali. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster. merinci kemenangan yang diperoleh partainya yaitu I Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Tabanan), I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Karangasem), Sang Nyoman Sedana Artha-I Wayan Diar (Bangli), I Gusti Ngurah Jayanegara-I Kadek Agus Arya Wibawa (Denpasar), dan I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Badung).

Koster menjelaskan, kemenangan di Pilkada Karangasem menjadi istimewa sebab yang dihadapi adalah pasangan petahana. Pasangan I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa juga harus berhadapan dengan petahana yang didukung 70% partai politik. Juga dilihat dari sisi finansial, pasangan PDIP ini menghadapi lawan yang memiliki kemampuan sangat besar.

"Tapi kekuatan kebersatuan dengan rakyat yang kita usung membuat kita yang justru jadi pemenang di Karangasem," ucap Koster.

Untuk Pilkada Bali, PDIP hanya kalah di Jembrana. Koster mengakui kekalahan pasangan PDIP ini dikarenakan kurang beruntung saja di saat-saat akhir jelang pencoblosan. Persoalan ini akan dijadikan bahan evaluasi DPD PDIP Bali ke depannya.

"Bali tetap merah. Kita dominan. Dulu Karangasem dan Klungkung yang tak dipimpin PDI Perjuangan. Tapi sekarang keduanya dapat. Apalagi semua kepala daerahnya adalah kader murni PDI Perjuangan," pungkas Koster.