PDIP: Pencopotan Baliho Ganjar Masif, Ada Target Menang 1 Putaran Dipaksakan
·waktu baca 1 menit

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengeklaim pencopotan baliho capres-cawapres nomor urut 03, Ganjar-Mahfud, masih masif di daerah-daerah.
Menurut Hasto, ini bentuk upaya salah satu paslon lain untuk memenangkan pilpres 1 putaran.
"Kalau kita lihat pencopotan baliho Pak Ganjar-Mahfud yang masif, ini menunjukkan kekhawatiran dan juga adanya target menang 1 putaran yang coba dipaksakan dengan begitu banyak cara termasuk melakukan intimidasi," kata Hasto di DPP PDIP, Menteng, Sabtu (16/12).
Hasto memastikan pihaknya tak akan tinggal diam. Ia mengatakan TPN Ganjar-Mahfud akan melaporkan semua temuan pencopotan baliho ini ke Bawaslu.
"Ya, kami juga melaporkan ke Bawaslu agar hal tersebut dapat diperhatikan sebagai bagian dari fungsi pengawasan pemilu yang jurdil," kata dia.
Di satu sisi, Hasto menyebut upaya kecurangan ini tak akan menggetarkan pihaknya dalam memenangkan Ganjar-Mahfud.
"Ketika mahasiswa, jurnalis, tokoh pro demokrasi diintimidasi, maka yang terjadi kekuatan dari rakyat untuk bersama Pak Ganjar-Mahfud," ujarnya.
"Sehingga pencopotan baliho sebagai bagian intimidasi itu tidak akan menyurutkan seluruh langkah perjuangan dari parpol pengusung Ganjar-Mahfud dan relawan. Semua bergerak dengan rakyat," tandas dia.
