PDIP Ungkap Alasan Tunjuk Teguh Prakosa Jadi Wakil Gibran di Pilwalkot Solo

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menyampaikan keterangan pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (15/1). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menyampaikan keterangan pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (15/1). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PDIP mengumumkan 45 pasangan calon yang akan diusung di Pilkada 2020 Desember mendatang. Salah satu paslon yang diumumkan adalah pasangan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raya, yang akan didampingi oleh anggota DPRD Solo, Teguh Prakosa, di Pilwalkot Solo 2020.

"Jadi pendamping Mas Gibran ini namanya Teguh Prakosa. Teguh itu kan kokoh, Prakosa itu kuat. Jadi keduanya saling memperkuat untuk kepentingan rakyat," beber Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menggelar konferensi pers secara virtual, Jumat (17/7).

kumparan post embed

Menurut Hasto, pemilihan Teguh sebagai pendamping Gibran bukanlah hal yang mudah. Ia menyebut, keputusan tersebut dikeluarkan setelah melalui pertimbangan yang cukup lama.

"Sudah diputuskan melalui pertimbangan yang cukup lama. Mas Gibran dan Teguh Prakosa. Nanti keduanya juga tetap harus ikut sekolah calon kepala daerah," tegas Hasto.

Kontroversi Pemilihan Calon PDIP di Pilwalkot Solo 2020

Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa di DPC PDIP Solo sebelum berangkat ke DPD PDIP Semarang. Foto: Istimewa

Teguh Prakosa sebenarnya mendaftarkan diri di Pilwalkot Solo 2020 sebagai bakal calon wakil wali kota, berdampingan dengan Achmad Purnomo. Spanduk keduanya bahkan sudah beredar di Solo sejak akhir 2019 lalu.

Keduanya diusung langsung oleh DPC PDIP Solo. Dalam aturan partai, setiap DPC PDIP berhak melakukan penjaringan tertutup jika perolehan suara di pemilu terkahir mencapai 25 persen.

Pada Pemilu 2019, DPC PDIP solo mendapatkan suara lebih dari 60 persen dengan perolehan 30 kursi di DPRD Solo. Dengan jumlah ini, mereka bisa mengusung sendiri Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

Bakal calon kepala daerah Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa datang bersama untuk terima rekom di DPD PDIP Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati-kumparan

Namun, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, rupanya juga berminat menjajal karier di Pilkada 2020. Meski belum 3 tahun menjadi kader PDIP, namun Gibran mantap mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil kota Solo melalui DPP PDIP.

Di tengah-tengah proses, Achmad Purnomo, yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo, berniat mundur dari kompetisi karena merasa tidak bisa mengikuti Pilkada 2020 di tengah situasi pandemi. Langkah Achmad ini lalu diikuti oleh calon wakilnya, Teguh Prakosa. Namun, permintaan keduanya ditolak oleh DPC PDIP.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan