Pelabuhan Utama di Kuwait Rusak Diserang Drone

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto ini diambil dari lantai 75 salah satu dari 10 menara tertinggi di dunia, Menara Al-Hamra di Kota Kuwait, menunjukkan pelabuhan Shuwaikh (latar belakang) dan area pantai Shuwaikh (tengah), di ibu kota Kuwait pada (9/9/2024). Foto: Yasser Al-Zayyat/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Foto ini diambil dari lantai 75 salah satu dari 10 menara tertinggi di dunia, Menara Al-Hamra di Kota Kuwait, menunjukkan pelabuhan Shuwaikh (latar belakang) dan area pantai Shuwaikh (tengah), di ibu kota Kuwait pada (9/9/2024). Foto: Yasser Al-Zayyat/AFP

Pelabuhan utama di Kuwait mengalami kerusakan akibat serangan drone pada Jumat (27/3). Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya serangan Iran ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Serangan tersebut diduga dilakukan Iran sebagai balasan atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayahnya. Kuwait, yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, turut menjadi sasaran.

“Pelabuhan Shuwaikh menjadi target drone musuh pada subuh tadi. Laporan awal menunjukkan kerusakan material, namun tidak ada korban jiwa,” ujar otoritas pelabuhan Kuwait, seperti dikutip dari AFP.

Secara terpisah, Kementerian Pekerjaan Umum Kuwait menyebut serangan drone juga menargetkan pelabuhan lain di wilayah utara yang masih dalam tahap pembangunan.

“Serangan drone dan rudal ke pelabuhan Mubarak al-Kabeer juga menyebabkan kerusakan serupa, namun tidak menimbulkan korban,” jelas kementerian tersebut.

Belum ada keterangan resmi dari Iran terkait dugaan keterlibatannya dalam serangan tersebut.

Namun, Iran sebelumnya kerap menuding sejumlah negara di Timur Tengah digunakan oleh AS sebagai lokasi peluncuran serangan terhadap wilayahnya.