Pelaku Ledakan SMAN 72 Diduga Tak Suka pada Sekolah, Terlihat lewat Tulisan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan ledakan di SMAN 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan ledakan di SMAN 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO

Penyidik menemukan tanda-tanda ketidaksukaan dari pelaku ledakan di SMA Negeri 72 terhadap lingkungan sekolahnya. Pelaku merupakan siswa di sekolah yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ekspresi pelaku itu tidak disampaikan secara langsung, melainkan lewat tulisan dan gambar.

“Dari hasil pemeriksaan awal, ada wujud rasa ketidaksukaan, rasa menyampaikan, tetapi tidak secara frontal. Menyampaikan dengan tulisan, gambaran-gambaran,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (10/11).

Budi mengatakan, temuan itu menjadi pengingat bagi para orang tua dan pihak sekolah agar lebih peka terhadap tanda-tanda yang ditunjukkan anak.

Suasana SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Makanya tadi kami sampaikan di sinilah kepedulian kita bersama. Kita sebagai orang tua, di saat anak-anak di sekolah melaksanakan pendidikan belajar mengajar, inilah yang kita ajak untuk menggugah. Apakah tulisan di dinding, di meja, apabila kita cepat dan tanggap mungkin kita bisa memitigasi, mengeleminir kejadian yang lebih besar,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyampaikan terduga pelaku adalah siswa SMA tersebut, kondisi terduga pelaku yang sebelumnya kritis kini mulai membaik usai menjalani operasi. Ia dipindahkan dari RSI Jakarta Cempaka Putih ke RS Polri Kramat Jati.

Polisi masih mendalami motif di balik insiden tersebut dan telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata mainan serta serbuk yang diduga bahan peledak.