Pelaku yang Bunuh 1 Keluarga Pemilik Padepokan Seni di Rembang Hendak Bunuh Diri

11 Februari 2021 14:09 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Polisi tangkap pembunuh satu keluarga pemilik Padepokan Ongko Joyo di Rembang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi tangkap pembunuh satu keluarga pemilik Padepokan Ongko Joyo di Rembang. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga pemilik Padepokan Seni Ongko Joyo di Rembang. Pelakunya bernama Sumani (43) yang juga kenal dengan para korbannya. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan Sumani saat ini belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena saat hendak digelandang ke Polres Rembang, dia menenggak cairan pestisida. " Yang bersangkutan kini masih dirawat di rumah sakit karena mungkin berupaya untuk bunuh diri," ujar Luthfi, di Polres Rembang, Kamis (11/2). "Karena menurut dokter, di dalam ginjalnya itu ada cairan pestisida," lanjut Luthfi.
ADVERTISEMENT
Luthfi mengatakan Sumani diduga melakukan pembunuhan secara berencana terhadap keluarga pemilik padepokan itu. Dalam kasus ini, Anom Subekti (63) pemilik padepokan dan istrinya Tri Purwati (53) serta anaknya Alfitri (12) ditambah cucunya Galuh Lintang Laras (10) tewas dengan cara mengenaskan. Mereka tewas dipukul dengan benda tumpul dan kemudian dibacok menggunakan arit yang telah dibawa oleh Sumani dari rumahnya. Kasus pembunuhan itu terjadi pada 3 Februari 2021 sekitar pukul 21.00 WIB-24.00 WIB. Terungkapnya kasus ini setelah polisi menemukan sidik jari di gelas kopi yang tergeletak di depan ruang tamu. Selain gelas kopi, polisi juga menemukan rekaman CCTV di sekitar rumah. Dari sidik jari dan CCTV itu, polisi kemudian langsung mengarah ke Sumani karena terlihat jelas. Pada 4 Februari 2021, di rumah Sumani, polisi menemukan arit dengan bercak darah korban. Juga menemukan anting, gelang, dan kalung yang masih ada bercak darah korban. Kemudian pada 5 Februari 2021, polisi sudah berencana menggelendang Sumani ke kantor polisi untuk ditahan. Namun saat tiba di rumahnya, Sumani sudah dalam keadaan tergeletak dan karena diduga minum cairan pestisida. Istri dan anak Sumani saat ini masih dalam pemeriksaan juga.
ADVERTISEMENT