Pelaku yang Paksa Wisatawan Sewa Jip-Motor ke Bunker Kaliadem Minta Maaf

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kaliadem radius 5km dari Puncak Merapi Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kaliadem radius 5km dari Puncak Merapi Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Media sosial diramaikan dengan cerita seorang driver yang tengah mengantar wisatawan ke lereng Merapi di Bunker Kaliadem, Cangkringan, Kabupaten Sleman pada pekan lalu.

Dia mengaku dipaksa oleh seseorang untuk menyewa jip atau sepeda motor untuk naik ke Bunker Kaliadem.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono mengatakan, oknum tersebut telah meminta maaf dan kasus telah ditangani oleh kewilayahan Cangkringan.

"Sudah kita koordinasikan dengan yang bersangkutan dan pihak terkait seperti TPR, dukuh, lurah dan muspika," kata Suparmono kepada wartawan, Senin (30/5).

Pintu masuk kawasan wisata Kaliadem, desa Umbulharjo Foto: Aria Sankhyaadi/kumparan

Dia menjelaskan, warga berinisial P tersebut telah berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. Jika dia masih melakukan hal serupa maka siap dipenjara. Total ada 5 warga yang akan dilakukan pembinaan.

"Dan kalau mengulang siap dipenjara. Dan tadi 5 orang sudah saya minta untuk saling mengingatkan dan sebaiknya bapaknya sudah tidak difungsikan sebagai juru parkir lagi," tegas dia.

Sementara P, dalam video permintaan maafnya yang beredar mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

"Gandeng sampun kelajeng nyuwun maaf sak ageng-agengipun (atas kejadian itu saya minta maaf sebesar-besarnya)," katanya.

"Mboten (mengulangi lagi). Siap (dipenjara kalau mengulangi)," katanya.

kumparan post embed

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan curhat seorang driver yang mengaku dipaksa untuk sewa jip atau sepeda motor ketika hendak wisata ke Bunker Kaliadem, Cangkringan, Kabupaten Sleman. Lokasi wisata itu diketahui berada di lereng Gunung Merapi.

Curhatan wisatawan itu diposting oleh akun Twitter @merapi_uncover dan telah diretweet lebih dari 200 kalo.

"Kulonuwun..disini saya sebagai driver rental mau menyampaikam unek2.. Masih sekitar wisata di Jogja tepatnya di kali adem, saya dan penumpang saya di buat kecewa sama oknum di sekitaran jalan menuju bunker kali adem," tulis curhatan driver tersebut.

"ketika mau sampai di atas kurleb 1,7 KM lagi di cegat oleh bapak2 macak preman yg dia bilang 'mas berhenti parkir sini tidak bisa ke atas harus pakai jeep' lha tak wangsuli alasan nya apa pak kok mboten saget mriko?" jelasnya.

Saat itu, oknum tersebut mengatakan bahwa maksimal kendaraan hanya boleh sampai di sini. Dan untuk ke atas lagi harus menggunakan motor dengan biaya sewa Rp 50 ribu atau menggunakan jip.