Pemandangan Tawaf di Masjidil Haram Hari Ini, Padat Seperti Sebelum Pandemi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di sekitar Ka'bah pada Jumat (11/3/2022), setelah Arab Saudi melonggarkan protokol masuk ke Masjidil Haram. Foto: @alekhbariyatv
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di sekitar Ka'bah pada Jumat (11/3/2022), setelah Arab Saudi melonggarkan protokol masuk ke Masjidil Haram. Foto: @alekhbariyatv

Arab Saudi melonggarkan banyak protokol COVID-19, termasuk dalam hal ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pelonggaran ini menyebabkan kaum muslimin berbondong-bondong beribadah di dua masjid suci itu, bahkan bisa dibilang suasananya mirip sebelum pandemi menerjang.

Video yang diunggah televisi Arab Saudi Alekhbariya memperlihatkan suasana Tawaf (mengelilingi Ka’bah 7 kali berlawanan arah jarum jam) di Masjidil Haram pada Jumat (11/3) pagi.

Ribuan jemaah tampak tumpah di area Mataf (lokasi di sekeliling Ka’bah) untuk memuji nama Ilahi dan memanjatkan doa.

Sebagian jemaah juga tampak melaksanakan ibadah di bagian pinggir Mataf. Suasananya sudah mendekati suasana normal sebelum pandemi: padat dan sesak.

Suasana di sekitar Ka'bah pada Jumat (11/3/2022), setelah Arab Saudi melonggarkan protokol masuk ke Masjidil Haram. Foto: @alekhbariyatv
Suasana di sekitar Ka'bah pada Jumat (11/3/2022), setelah Arab Saudi melonggarkan protokol masuk ke Masjidil Haram. Foto: @alekhbariyatv
Suasana di sekitar Ka'bah pada Jumat (11/3/2022), setelah Arab Saudi melonggarkan protokol masuk ke Masjidil Haram. Foto: @alekhbariyatv

Di Arab Saudi, Jumat merupakan hari libur. Wajar jika kemudian sebagian masyarakat setempat mengisi hari libur dengan beribadah ke Baitullah. Mereka biasanya sudah memenuhi masjid suci sejak Kamis malam.

Saat ini, untuk masuk ke Masjidil Haram tidak diperlukan izin. Bahkan status vaksinasi juga tidak dicek lagi. Jaga jarak juga ditiadakan. Hanya saja, masker masih tetap diwajibkan.

Selain jemaah lokal yang beribadah di Masjidil Haram, jemaah umrah dari luar negeri juga tidak sedikit. Di antara mereka terdapat jemaah dari Indonesia.

Pada kapasitas penuh sebelum pandemi, Masjidil Haram mampu menampung sedikitnya 2,5 juta jemaah.

X post embed