Pemberontakan Taliban Meluas, Kemlu Pastikan 6 WNI di Afghanistan Aman
·waktu baca 2 menit

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau kondisi WNI yang masih berada di Afghanistan.
Hal itu dilakukan menyusul semakin mencekam kondisi keamanan Afghanistan akibat meluasnya pemberontakan kelompok Taliban. Bahkan Taliban mengeklaim telah menguasai belasan kota di negara itu.
Salah satu wilayah yang dikuasai adalah Kandahar yang merupakan kota terbesar kedua di Afghanistan. Sejumlah pengamat keamanan memprediksi ibu kota Kabul berpotensi jatuh ke tangan Taliban dalam waktu sekitar tiga bulan.
Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, warga Indonesia yang berada di Afghanistan seluruhnya aman.
"KBRI Kabul terus menjalin komunikasi dengan 6 WNI yang berada di Afghanistan. Kondisi mereka saat ini sehat dan aman. KBRI terus memonitor kondisi keamanan terakhir," ujar Judha dalam keterangannya.
"6 WNI terdiri dari 2 WNI kerja di PBB, 2 WNI sebagai ekspatriat, dan 2 WNI menikah dengan WN Afghanistan," sambung Judha.
Terkait apakah operasional KBRI Kabul akan ditutup dan seluruh WNI di Afghanistan bakal dipulangkan, Judha belum merespons.
Saat ini, perwakilan Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris memutuskan untuk membawa pulang seluruh staf dan diplomat kedutaan menyusul semakin mencekamnya Afghanistan. Upaya evakuasi warga Barat bahkan dibantu militer negara asal.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
