Pembina Pramuka di Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan Siswi SD saat Perjusa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terduga pelaku pencabulan siswi SD saat kegiatan Perjusa. Dok: mili.id
zoom-in-whitePerbesar
Terduga pelaku pencabulan siswi SD saat kegiatan Perjusa. Dok: mili.id

Z, pembina Pramuka di SD negeri di Kota Surabaya, diduga mencabuli sejumlah siswi saat kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa), Jumat malam (13/9).

"Iya, sudah (ditetapkan tersangka) Senin kemarin," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, kepada kumparan, Selasa (17/9).

Menurut Aris, pihaknya sedang mendalami motif tersangka.

Sebelumnya, Z diduga mencabuli sejumlah siswi SD saat kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa), pada Jumat (13/9) malam.

"Korban pencabulan waktu Jumat malam menangis. Korbannya lebih dari satu, dari kelas 5 dan 6," kata seorang guru, Sabtu (14/9).

Menurut guru ini, pelaku bukanlah guru tetap di SD negeri tersebut, melainkan pembina Pramuka yang diambil dari luar sekolah.

Ilustrasi anak korban pencabulan. Foto: ChameleonsEye/Shutterstock
Terduga pelaku saat dicokok polisi. Dok: mili.id