Pembunuh Pasutri di Serpong Panggil ART Korban Sebelum Kabur: Bibi Mau ke Mana?

13 Maret 2021 20:02
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pembunuh Pasutri di Serpong Panggil ART Korban Sebelum Kabur: Bibi Mau ke Mana? (115957)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Indra Fauzi/kumparan
ADVERTISEMENT
Polisi telah mengidentifikasi dan memburu pembunuh pasangan suami istri (pasutri) di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (12/3) malam.
ADVERTISEMENT
Dalam kejadian tersebut, pasutri bernama Kurt Emil Nonnenmacher dan Naomi Simanungkalit tewas bersimbah darah di kamarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, menyatakan terdapat seorang saksi yang berada di lokasi saat pembunuhan berlangsung. Saksi tersebut merupakan asisten rumah tangga (ART) korban bernama Among.
Among ketika itu mendengar keributan dalam kamar majikannya. Namun ia ketakutan kemudian memilih keluar rumah menyelamatkan diri. Saat hendak berjalan keluar, Among sempat dipanggil pelaku.
"Karena saking ketakutannya saksi hendak membuka pintu gerbang namun diketahui oleh pelaku. Dan pelaku memanggil saksi 'bibi mau ke mana?" ucap Yusri menirukan pengakuan Among dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/3).
Pembunuh Pasutri di Serpong Panggil ART Korban Sebelum Kabur: Bibi Mau ke Mana? (115958)
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers atas gelar perkara kasus kerumunan acara di Petamburan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12). Foto: Rachman/ANTARA FOTO
Among pun melihat pelaku kabur menggunakan motor. Dalam ingatan Among, pelaku mengenakan jaket berwarna putih serta mengendarai motor berwarna merah.
ADVERTISEMENT
Setelah itu, Among berlari ke pekerja bangunan yang berada di sekitar kompleks Giriloka, Lengkong Wetan.
Setelah dirasa aman, Among pulang kembali ke rumah. Tapi ia melihat kedua majikannya tewas bersimbah darah.
Kurt tewas ditempat, sementara Naomi meninggal dunia saat dibawa ke RS Medika BSD.
"Pelakunya lagi diburu, tapi sudah diidentifikasi," tutup Yusri.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020