Pemeran Tinky Winky di Teletubbies Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Teletubbies. (Foto: Teletubbies Wikia)
zoom-in-whitePerbesar
Teletubbies. (Foto: Teletubbies Wikia)

Pemeran Tinky Winky di serial televisi Teletubbies meninggal dunia empat hari setelah ia merayakan ulang tahun ke-52.

Seperti dilansir The Guardian, kematian pemeran Tinky Winky, Simon Shelton Barnes, dibenarkan oleh teman dan keluarganya. Simon dikabarkan meninggal mendadak pada Rabu lalu (17/01).

Sehari-hari, Simon dan keluarganya tinggal wilayah Bedfordshitre, Inggris bagian timur. Ucapan kesedihan mengalir dari keluarganya, salah satunya adalah aktor Emily Atack.

"Pamanku Simon yang luar biasa baru saja meninggalkan kita tiba-tiba. Pria terbaik dan paling bertalenta yang pernah kamu temui. Sangat mencintai segala hal yang aku tahu tentangnya, selamanya," tulis Emily di akun Instagramnya.

instagram embed

Selama ini Simon dikenal melalui perannya menjadi Teletubbies ungu yang hobi menari balet. Teletubbies ungu dikenal selalu membawa tas merah ajaibnya.

Bersama dengan Teletubbies lainnya, Dipsy, Laa-Laa, dan Po, Simon terus meramaikan dunia hiburan anak dari tahun 1997-2001. Pada zamannya, serial Teletubbies menjadi tayangan favorit anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Mengenai perannya di serial Teletubbies, Simon sendiri sebenarnya adalah pengganti Tinky Winky sebelumnya yang dimainkan Dave Thompson. Setelah episode 70, Dave mengaku dipecat dari perannya.

Beberapa orang menyebut peran Tinky Winky identik dengan gay. Warna ungunya diidentikan dengan warna kebanggaan gay. Sementara, antenanya yang mirip segitiga kerap disangkutpautkan dengan simbol kebanggaan gay.

Tuduhan beberapa orang itu dibenarkan adanya oleh Simon. Namun, Simon menganggapnya bukan sebagai sebuah masalah serius.

"Beberapa orang selalu menanyaiku apakah Tinky Winky adalah gay. Tapi, karakter itu kan baru tiga tahun jadi pertanyaan itu menurutku agak konyol," ungkap Simon dikutip The Guardian.