Pemerintah Prediksi 63 Juta Orang Terima MBG di 2027: Prioritas Ibu Hamil-Balita

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk didistribusikan ke sekolah di SPPG Tubo Ternate, Maluku Utara, Kamis (30/10/2025). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk didistribusikan ke sekolah di SPPG Tubo Ternate, Maluku Utara, Kamis (30/10/2025). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO

Pemerintah memperkirakan jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027 mencapai sekitar 63 juta orang. Angka tersebut masih bersifat sementara karena proses sinkronisasi dan pemadanan data antarkementerian serta lembaga masih berlangsung.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah saat ini masih menyelesaikan pemutakhiran data penerima manfaat MBG. Hasil final ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua bulan.

“Penerima manfaat kira-kira 60-an, 63 ya kira-kira 60-an sekian juta," kata Zulhas usai Rapat Koordinasi Terbatas Menteri Koordinator Bidang Pangan dalam rangka perbaikan tata kelola MBG di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Meski demikian, angka tersebut belum difinalisasi karena proses pencocokan data masih terus berjalan.

“Ini masih sementara ya, karena yang data final itu kita perlu waktu sampai dua bulan. Tapi hari ini sudah dapat angka kira-kira 63 (juta), tapi masih plus minus,” ujar Zulkifli.

Selain memutakhirkan data penerima manfaat secara keseluruhan, pemerintah juga telah menetapkan kelompok prioritas penerima MBG, yakni kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Kepala BGN Sudaryono dalam Rakortas perbaikan tata kelola MBG di Ruang Rapat Utaka Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Zulhas mengatakan jumlah penerima manfaat pada kelompok tersebut telah teridentifikasi mencapai sekitar 11,15 juta orang. Pemerintah menargetkan penyelesaian pendataan kelompok prioritas itu rampung dalam satu hingga dua pekan ke depan.

"Fokus kepada 3B, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sudah ketemu angkanya 11,15 juta. Ini juga akan diselesaikan dalam seminggu dua minggu ini," kata dia.

Tak hanya pendataan penerima manfaat, pemerintah juga mempercepat penyelesaian infrastruktur pendukung program MBG, terutama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Zulhas, penyelesaian SPPG di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku ditargetkan rampung pada pekan ini.

"Fokus 3T kita selesaikan minggu ini. Minggu lalu kita rapat targetnya satu bulan, ternyata dalam satu minggu ini insyaallah bisa kita selesaikan yang 3T," ujarnya.