Pemimpin Dunia Kecam Pembunuhan Eks PM Jepang Shinzo Abe
·waktu baca 7 menit

Para pemimpin dunia mengutuk pembunuhan mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada Jumat (8/7/2022). Mereka memberi penghormatan kepada pria berusia 67 tahun yang merupakan pemimpin terlama di negaranya tersebut.
Abe dinyatakan meninggal usai ditembak saat menyampaikan pidato kampanye di Nara. Abe segera diterbangkan ke rumah sakit dengan helikopter, tetapi meregang nyawa setibanya.
Abe mendapati luka tembak pada leher dan dada. Satu peluru tampaknya menembus bahu kirinya. Akibat luka-luka itu, Abe kemudian dilaporkan meninggal karena kehabisan darah.
Menyaksikan tragedi tersebut, para pemimpin dunia mengungkap kecaman keras. Terlebih, pembunuhan itu terjadi selama periode pemilihan umum di Jepang. Berikut tanggapan para pemimpin negara hingga organisasi internasional tentang kematian Abe:
Indonesia
Presiden RI, Joko Widodo, menyampaikan belasungkawa melalui Twitter. Mengenang kontribusinya dalam hubungan kedua negara, Jokowi menyematkan foto bersama Abe dalam unggahan tersebut.
"Izinkan saya untuk menyampaikan belasungkawa terdalam kami atas kematian tragis mantan PM Jepang Abe Shinzo," cuit Jokowi.
Amerika Serikat
Presiden AS, Joe Biden, mengaku merasa campur aduk ketika mendengar kabar serangan tersebut. Dia mengungkap rasa terkejut, amarah, dan kesedihan atas pembunuhan Abe.
Memberi penghormatan terhadap Abe, Biden memerintahkan pengibaran bendera di gedung-gedung pemerintah AS setengah tiang hingga Minggu (10/7/2022).
Biden kemudian mendatangi Kedutaan Besar Jepang di Washington untuk menyampaikan belasungkawanya.
"Ini bukan hanya sebuah kehilangan bagi istri dan keluarganya—dan masyarakat Jepang, ini juga kehilangan bagi dunia. Seorang pria yang damai dan bijaksana—dia akan dirindukan," tulis catatan tangan Biden, dikutip dari AFP, Sabtu (9/7/2022).
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, turut meratapi kematian Abe. Dia mengungkap belasungkawa ketika menghadiri pertemuan Group of 20 (G20) di Bali.
Blinken menggambarkan Abe sebagai seorang pemimpin visioner yang merekatkan hubungan AS-Jepang.
Korea Selatan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, turut mengecam pembunuhan Abe. Dia menyebut aksi kekerasan itu sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
"Saya menyampaikan penghiburan dan belasungkawa saya kepada keluarganya dan masyarakat Jepang karena kehilangan perdana menteri terlama mereka dan seorang politisi yang dihormati," ujar Yoon.
China
Sebagaimana Biden, Kedutaan Besar China di Jepang mengaku terkejut mendengar berita penembakan itu. Pihaknya juga menyanjung peran Abe dalam memperkuat relasi China-Jepang.
"Selama masa jabatannya, mantan Perdana Menteri Abe memberikan kontribusi untuk peningkatan dan pengembangan hubungan China-Jepang. Kami menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya dan menyatakan simpati dan perhatian untuk keluarganya," tutur Juru Bicara Kedubes China di Jepang.
Inggris
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, memuji peran kepemimpinan yang diambil oleh Abe. Dia kemudian menegaskan dukungan negaranya terhadap Jepang dalam mengarungi tragedi tersebut.
"Berita yang sangat menyedihkan tentang Shinzo Abe. Kepemimpinan globalnya melalui masa-masa sulit akan dikenang oleh banyak orang," cuit Johnson di Twitter.
Ratu Elizabeth II turut mengirimkan pesan belasungkawa kepada Kaisar Jepang Naruhito. Dia mengaku sedih atas berita kematian Abe. Elizabeth mengenang pertemuannya dengan Abe dan istrinya, Akie Matsuzaki, ketika mereka mengunjungi Inggris pada 2016.
Kanada
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menyebut pembunuhan Abe sangat mengejutkan. Saat menyampaikan belasungkawa kepada Akie dan masyarakat Jepang, Trudeau memuji Abe sebagai seorang visioner.
"Dunia telah kehilangan seorang pria hebat yang memiliki visi, dan Kanada telah kehilangan seorang teman dekat," tutur Trudeau.
Prancis
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat dan pemerintah Jepang. Menurutnya, Jepang telah kehilangan sosok perdana menteri yang hebat.
"[Abe] mempersembahkan hidupnya untuk negaranya dan bekerja untuk stabilitas di dunia," cuit Macron di Twitter.
Jerman
Kanselir Jerman, Olaf Scholz, mengungkap solidaritas terhadap Jepang usai pembunuhan Abe. Dia mengatakan, kabar tersebut membuatnya terkejut dan sedih.
"Saya menyampaikan simpati yang mendalam kepada keluarganya, rekan saya Fumio Kishida dan teman-teman Jepang kami," cuit Scholz.
Pendahulu Scholz, Angela Merkel, merilis pernyataan serupa. Dia menggunakan kata 'pengecut' dan 'keji' saat merujuk pada serangan terhadap Abe.
Merkel mengatakan, dia menjalin kerja sama erat dengan Abe selama mereka menjabat. Baginya, Jepang telah kehilangan seorang negarawan hebat.
"Kata-katanya memiliki bobot. Keputusannya dapat diandalkan," ujar Merkel.
Italia
Dalam ungkapan belasungkawanya, Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, menggambarkan Abe sebagai penyokong politik Jepang dan internasional.
Mengenang Abe, Draghi kemudian memberi penghormatan kepada semangat inovatif dan visi reformasinya. Dia menegaskan solidaritas Italia terhadap keluarga Abe, pemerintah Jepang, dan seluruh rakyat Jepang.
"Italia dikejutkan oleh serangan mengerikan yang melanda Jepang dan debat demokrasi bebasnya," ungkap Draghi.
Australia
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese,merasa terkejut mendengar serangan yang merenggut nyawa Abe.
"Terkejut dan berduka atas kematian tragis mantan PM Jepang Abe Shinzo. Dia adalah teman baik dan sekutu Australia. Simpati terdalam untuk keluarganya dan orang-orang Jepang. Kami berduka bersamamu," cuit Albanese di Twitter.
Scott Morrison juga mengaku tertekan mendengar berita tersebut. Morrison adalah Perdana Menteri Australia terakhir yang bekerja dengan Abe saat dia menjabat.
Morrison menggambarkan Abe sebagai salah satu pemimpin global terpenting di era pasca-perang.
"Doa kami bersamanya, istrinya Akie, dan orang-orang Jepang di masa yang sangat sulit ini," tulis pernyataan Morrison di Facebook.
Brasil
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menyatakan amarah ekstrem atas pembunuhan Abe. Dia kemudian mengumumkan masa berkabung resmi selama tiga hari untuk menunjukkan solidaritas dengan Jepang.
Pasalnya, Brasil adalah rumah bagi komunitas Jepang terbesar di luar negara tersebut. Brasil menaungi sekitar 1,9 juta imigran dan keturunan asal Jepang.
"Biarkan pembunuhnya dihukum seberat-beratnya. Kami bersama Jepang," tegas Bolsonaro di Twitter.
Uni Eropa
Kepala Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengecam tindak kekerasan yang menewaskan Abe. Dia menggambarkan pembunuhannya sebagai aksi brutal dan pengecut.
Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, turut mengungkap kesedihan atas serangan tersebut. Dia menganggap Abe sebagai teman sejati, serta pembela tatanan multilateral dan nilai-nilai demokrasi.
"UE berdiri bersama orang-orang Jepang dan [Perdana Menteri] Fumio Kishida di masa-masa sulit ini. Simpati yang mendalam untuk keluarganya," cuit Michel.
India
Mengacu pada Abe sebagai teman baik, Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengaku sangat tertekan oleh penembakan tersebut. Modi lantas tergerak untuk mengumumkan hari berkabung nasional untuk menghormati Abe.
"Saya terkejut dan sedih tak terkatakan atas kematian tragis salah satu teman tersayang saya, Shinzo Abe," bunyi cuitan Modi di Twitter.
"Kami berdiri dalam solidaritas dengan saudara dan saudari Jepang kami di saat yang sulit ini," imbuhnya.
Rusia
Kremlin menyesalkan kematian Abe dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Jepang. Menggambarkan Abe sebagai patriot, Rusia mengutuk serangan tersebut.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menjelaskan bahwa Abe memiliki hubungan erat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Dalam sebuah telegram kepada keluarga Abe, Putin menyebut kematiannya sebagai kehilangan yang tak tergantikan.
"Kami sangat sedih dengan berita dari Jepang. Kami dengan tegas mengutuk serangan terhadap mantan Perdana Menteri, Abe," kata Peskov, dikutip dari Tass.
Turki
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut berduka atas kematian Abe. Erdogan mengutuk serangan mengerikan yang telah merenggut teman berharganya tersebut.
Erdogan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Abe, masyarakat Jepang, dan pemerintah Jepang.
"Saya sangat sedih atas kehilangan teman baik saya Abe, mantan perdana menteri Jepang, dalam serangan bersenjata. Saya mengutuk mereka yang melakukan serangan keji ini," kecam Erdogan.
Ukraina
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga Abe rakyat Jepang.
Abe adalah satu-satunya perdana menteri Jepang yang pernah mengunjungi Ukraina. Dia mengadakan pertemuan dengan presiden saat itu, Petro Poroshenko, di Kiev pada 2015.
Ketika Zelensky terpilih sebagai presiden pada 2019, dia menghadiri penobatan Kaisar Jepang Naruhito dan mengadakan pertemuan dengan Abe saat mengunjungi Jepang.
Setelah pertemuan itu, Zelensky mengungkap apresiasinya terhadap Jepang lantaran tidak mengakui pencaplokan Krimea.
"Tindakan kekerasan keji ini tidak memiliki alasan," cuit Zelensky di Twitter.
PBB
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan mengheningkan cipta selama satu menit untuk Abe pada Jumat (8/7/2022).
Para diplomat berdiri dalam diam untuk memberikan penghormatan di markas besar PBB di New York sebelum memperdebatkan resolusi tentang bantuan lintas batas ke Suriah.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan kesedihan atas pembunuhan mengerikan tersebut. Guterres menambahkan, dia akan selalu mengingat mengenang Abe atas komitmennya terhadap multilateralisme.
