Pemkot Bandung Mulai Buka Bertahap Tempat Hiburan dan Wisata saat PPKM Level 4

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wisatawan berkunjung ke kandang owa jawa di Bandung Zoological Garden (Bazoga), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan berkunjung ke kandang owa jawa di Bandung Zoological Garden (Bazoga), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Pemkot Bandung memastikan tempat hiburan dan objek wisata akan dibuka bertahap dalam masa perpanjangan PPKM hingga 23 Agustus. Kota Bandung kini masih menerapkan PPKM level 4.

Sekda Bandung, Ema Sumarna, mengatakan tempat hiburan bisa kembali beroperasi tapi dengan pembatasan kapasitas dan protokol kesehatan ketat.

"Untuk tempat hiburan ini ada kecenderungan atau sudah diputuskan akan diberikan relaksasi. Misalnya, 25 persen maksimum tapi tentunya dengan prokes yang sangat ketat, nah itu tentunya nanti aspek pengawasan yang lebih maksimal," kata Ema di Balai Kota Bandung, Rabu (18/7).

kumparan post embed

Begitu juga dengan objek wisata terutama Kebun Binatang. Ema menuturkan, di sana akan diberi relaksasi atau kelonggaran aturan dengan menerapkan pembatasan kapasitas dan menunjukkan sertifikat telah divaksin.

Aturan lebih rinci terkait dengan relaksasi tempat hiburan dan objek wisata akan diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung.

"Itu nanti simulasi dan akan dituangkan dalam Perwal kalau sudah disepakati akan dilakukan penandatanganan revisi terhadap Perwal 81 Tahun 2021," ucap dia.

Pekerja membersihkan salah satu wahana di wisata The Lodge Maribaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (14/5/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Lebih lanjut, Ema mengatakan, angka kasus di Kota Bandung menurun sejak pertengahan bulan Juli lalu. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya angka kesembuhan di Kota Bandung.

Dengan angka kasus yang menurun, Bandung kini masuk ke dalam zona oranye sebaran COVID-19.

"Jadi ini memberikan kontribusi yang sangat baik sehingga Bandung menjadi bagian yang kena justifikasi labeling zona oranye," tutur dia.