Pemkot Medan Gunakan Alat Berat Amfibi untuk Kubur 350 Bangkai Babi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alat berat amphibi Pemko Medan digunakan untuk mencari bangkai babi di Danau Siombak. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Alat berat amphibi Pemko Medan digunakan untuk mencari bangkai babi di Danau Siombak. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Pemko Medan mengubur 351 bangkai babi yang dua pekan terakhir mengambang di Sungai Bederah dan Danau Siombak, Kota Medan, Selasa (12/11).

Mereka menggunakan alat berat jenis amfibi untuk mengangkut babi di dalam air. Babi-babi itu lalu dikubur secara massal di lima lubang yang tidak jauh dari Danau Siombak.

Namun meski sudah banyak babi dikubur, bangkai babi masih banyak yang mengambang di Sungai Bederah maupun perairan Danau Siombak.

"Masih banyak (bangkai babi). Jadi saat ini masih ada tim kami yang menyisir (Danau Siombak)," ujar Camat Marelan M. Yunus, di lokasi.

Alat berat amphibi Pemko Medan digunakan untuk mencari bangkai babi di Danau Siombak. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Hingga saat ini, kata Yunus, tim gabungan Pemko Medan yang terdiri dari BPBD Kota Medan, polisi, TNI, hingga masyarakat, mengumpulkan bangkai babi untuk dikuburkan secara massal.

"Tim sedang menyisir Sungai Bederah dan sudah menyiapkan satu lubang besar (lagi) di sana," kata M Yunus.

Kata Yunus penguburan babi harus cepat dilakukan karena lokasi Danau Siombak yang berdekatan dengan laut. Sehingga ketika air laut pasang akan berpengaruh pada Danau Siombak dan menyulitkan alat berat amfibi yang mengangkut babi.

"Kalau air sudah pasang, berisiko bagi alat berat. Jadi kita percepat penanaman (penguburan) bangkai babi kalau sudah terkumpul," kata M Yunus.

Alat berat amphibi Pemko Medan mengubur bangkai babi di Danau Siombak. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Sementara itu terkait pelaku pembuangan bangkai babi, hingga kini belum terungkap, polisi masih menyelidikinya.

"Polda telah membuat tim gabungan yang mana (masih) menyelidiki siapa yang membuang babi ke sungai ini," ujar Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis di lokasi.