Pemprov DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Satu Masih Suspek

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Hantavirus. Foto: Mauro Rodrigues/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hantavirus. Foto: Mauro Rodrigues/Shutterstock

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat 4 kasus hantavirus ditemukan di Jakarta hingga bulan Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 3 orang dinyatakan telah sembuh, sementara 1 orang masih berstatus suspek dan menunggu diagnosis pasti melalui pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan hal tersebut merespons pertanyaan terkait temuan kasus hantavirus di Ibu Kota. Ani menjelaskan, angka ini berbeda dengan data yang sebelumnya disampaikan Kementerian Kesehatan, yang menyebut 6 kasus ditemukan di DKI Jakarta.

“Di 2026 yang ada di catatan kami sepanjang 2026, sampai sekarang ini ada 4 kasus yang sudah kita temukan, 3 orangnya sudah sembuh, bergejala ringan. Satu orangnya sekarang masih suspek, harus ditetapkan penegakan diagnosisnya melalui laboratorium, belum tegak, masih suspek,” ujar Ani kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat memberikan keterangan terkait Hantavirus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Terhadap satu pasien yang masih berstatus suspek tersebut, Ani memastikan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur. Pasien ditempatkan di ruang isolasi sebagai langkah antisipasi penyebaran sembari menunggu hasil laboratorium.

“Kalau kita ketemu suspek, kita akan prinsipnya adalah isolasi untuk kehati-hatian sampai kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Dan sejauh ini semua kasus yang muncul di Jakarta gejalanya ringan dan tiga itu sudah sembuh semua,” katanya.

Dinkes DKI memastikan temuan di Jakarta tidak berkaitan dengan klaster internasional yang merebak di kapal pesiar MV Hondius pada April-Mei ini dari jenis virus Andes.

Ani menegaskan seluruh kasus yang ditemukan merupakan kasus yang dipantau secara rutin sepanjang tahun.

“Bukan, enggak. Itu kasus yang kita monitor sepanjang tahun,” katanya.

Sebuah perahu polisi mendekati kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Granadilla de Abona, setelah terkena wabah hantavirus, di Tenerife, Spanyol, Minggu (10/5/2026). Foto: Hannah McKay/REUTERS

Virus hanta atau hantavirus menjadi sorotan internasional setelah muncul 8 kasus di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina ke Tanjung Verde di Afrika Barat. Namun, WHO menegaskan potensi penyebaran virus di populasi global rendah.