Pemuda di Bantul Rusak Kos yang Ia Curigai Jadi Tempat Ayahnya Berselingkuh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pria marah. Foto: Daniel Tadevosyan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pria marah. Foto: Daniel Tadevosyan/Shutterstock

Dua pemuda merusak kamar indekos (kos) atau kontrakan di Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Selasa (30/7). Kedua pemuda ini adalah HNN (22 tahun) dan ZBS (22).

"Petugas piket mako Polsek Kretek menerima laporan dari warga," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Rabu (31/7).

Kepada polisi, HNN mengaku mengendarai mobil bersama rekannya ke Parangtritis untuk mencari ayahnya. Ayah dari HNN ini sudah lama tak pulang ke rumah.

Diduga ayahnya ini berselingkuh dan tinggal di indekos tersebut bersama perempuan simpanannya.

"Ayahnya tersebut sudah lama tidak pulang ke rumah, dua bulan lebih. Setelah sampai di tempat kos tersebut, HNN mengetuk pintu kos sampai beberapa kali namun tidak ada yang membalas dari dalam," katanya.

"Maka perkiraan HNN, ayahnya sembunyi di dalam rumah tersebut. Kemudian HNN bersama temannya mendobrak atau merusak bagian pintu depan kos yang terbuat dari kayu tripleks, jendela depan kaca, dan pembatas ruangan terbuat dari kayu tripleks," bebernya.

Warga sekitar lalu mengamankan kedua pemuda ini dan menghubungi Polsek Kretek. Anggota polisi kemudian membawa keduanya ke kantor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Jeffry mengatakan, kasus tersebut diputuskan untuk diselesaikan kekeluargaan antara HNN dengan pemilik kos atau kontrakan.

"Permasalahan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan antara keluarga HNN dengan pemilik rumah kos atau kontrakan," jelasnya.