Pemuda di Makassar Tega Membakar 3 Anggota Keluarganya

Seorang pemuda di Makassar bernama Saiful alias Ipul (22), tega membakar kakek dan adik tirinya pada Jumat (9/6) malam. Ipul membakar kedua korban di kediaman mereka, di Jalan Seroja, Kecamatan Mariso, saat ibunya sedang tidur.
Tak lama setelah kobaran api membakar tubuh kakeknya, Sattu, dan adik tirinya, Acce, ibu tiri Saiful yang bernama Sania seketika terbangun dari tidurnya dan berusaha menyelamatkan Acce dan Sattu. Nahas, tubuh Sania juga ikut terbakar api.
[Baca juga: Cerita Keji Terbunuhnya Gadis Cilik di Bogor]
Warga sekitar yang melihat rumah Saiful dipenuhi kobaran api, langsung berhamburan ke lokasi dan mengevakuasi ketiga korban ke rumah sakit.
Salah seorang warga, Rahman, mengatakan sebelum Saiful nekat melakukan aksi kejinya itu, sempat terjadi keributan antara Saiful dengan Acce dan Sattu.
"Motornya tidak bisa bunyi, lalu Saiful marah-marah dan emosi. Tak lama setelah itu dia masuk ke dalam rumah dengan membawa bensin lalu menyiram dan membakar perabotan, serta menyiram bensin kepada kakek dan adiknya," ujarnya dilansir Antara, Sabtu (10/6).
[Baca juga: 2 Pelaku Pembunuhan Ditangkap Polres Metro Tangerang]
Saat rumah tersebut telah dipenuhi warga, Saiful yang berprofesi sebagai tukang parkir itu melarikan diri. Menurut Rahman, tak ada warga yang berhasil menahannya karena mereka fokus memadamkan api dan menolong korban.
Ketiga korban kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, karena mengalami luka bakar di separuh tubuh mereka.
Warga lainnya, Rusdi, mengatakan sosok Saiful dikenal bengis oleh warga sekitar. "Anak itu memang nakal, sudah jadi preman, dia juga sudah menikam orang di sini dua tahun lalu, bahkan agak sedikit tidak waras," ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Mariso, Kompol Wahyu, mengatakan pihak kepolisian masih mengejar pelaku dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
"Kita kategorikan tindakan kejahatan kriminal. Sementara dari laporan awal diketahui memang pelaku ini menuduh ibunya merusak motornya sampai tidak bisa berbunyi, kemudian ambil bensin dan membakar rumah," ujarnya.
