Pencarian Anak Panti Asuhan Hanyut di Ciliwung Disetop, 1 Korban Masih Hilang

Satu anak panti asuhan Khadijah Al Qubro, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang hanyut di kali Ciliwung, pada Minggu (15/1) belum juga ditemukan. Artinya sudah sepekan Bintang (7) hilang.
Tim SAR memutuskan untuk menutup pencarian korban pada Sabtu (21/1) malam.
Sebelumnya Tim SAR telah menemukan seorang korban lainnya, Satria Rifano Ari (11), dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/1).
“Kami sudah melakukan upaya yang maksimal bersama unsur SAR gabungan namun korban masih belum ditemukan hingga hari ketujuh," kata Kepala Kantor SAR Jakarta Fazzli dalam keterangannya, Minggu (22/1).
Ia menyebut, sejauh ini Tim SAR gabungan telah mencari korban secara maksimal hingga hari ketujuh dengan menyusuri sungai Ciliwung hingga radius 47 KM dari lokasi kejadian.
"Tidak hanya itu tim SAR gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan stakeholder dan pihak-pihak terkait di sepanjang aliran sungai Ciliwung apabila mendapatkan informasi tentang tanda-tanda dari korban," ujarnya.
Operasi SAR ini akan kembali dibuka apabila ada informasi akurat mengenai tanda-tanda korban. Menurut Fazzli, pihaknya juga sudah menginformasikan hal ini ke pihak keluarga korban.
Satria dan Bintang hanyut terseret arus kali Ciliwung yang berjarak 100 meter dari panti asuhannya pada Minggu (15/1) sekitar pukul 17.15 WIB. Kakak beradik kandung yang tinggal di panti asuhan tersebut saat itu tengah mandi bersama teman-temannya di kali Ciliwung.
Teman mereka bernama Rafa sempat berusaha menolongnya namun tidak bisa. Rafa justru ikut terseret dan berhasil diselamatkan security Taman Pingkal yang sedang bertugas. Sementara kedua korban hanyut lebih jauh.
Security yang menyelamatkan Rafa sempat mencari kedua korban. Namun hasilnya nihil. Mereka lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.
Pencarian para korban dilakukan sejak Minggu malam dan masih terus dilakukan hingga hari ini.
