Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Pencurian Paling Banyak Terjadi di Awal 2025, Pelaku Tak Segan Lukai Korban
26 Februari 2025 16:34 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi kasus yang paling banyak diungkap dengan angka 50 kasus kemudian disusul dengan kasus pencurian kendaraan bermotor sebanyak 10 kasus.
"Mengalami peningkatan pada Januari. Terutama kasus pencurian dengan pemberatan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (26/2).
Wira menyebut para pelaku acap kali beraksi dengan menargetkan rumah kosong dan tak segan melukai korbannya dengan senjata tajam. Dalam pengungkapan itu, polisi turut menyita barang bukti kejahatan berupa 21 unit mobil, 47 unit motor, hingga 1 pucuk senjata api.
Adapun para pelaku disangkakan dengan pasal yang beragam. Pelaku penganiayaan disangkakan Pasal 351 KUHP dan diancam dengan pidana penjara 2 tahun, pelaku pencurian dengan kekerasan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun, dan pelaku pencurian dengan pemberatan diancam dengan Pasal 363 KUHP dan diancam penjara 7 tahun.
ADVERTISEMENT
Kemudian, pelaku penadahan diancam Pasal 480 KUHP dan diancam dengan penjara 4 tahun, pelaku pemerasan dikenakan Pasal 368 KUHP dan diancam penjara selama 9 tahun.
"Tersangka yang berhasil kami amankan 122 orang," kata dia.