Peneliti Temukan Residu PVC pada Sisa Rumah yang Terbakar Misterius di Sleman
ยทwaktu baca 3 menit

Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM telah menyimpulkan tidak ada gas alam dalam kasus kebakaran misterius yang terjadi 125 kali di sebuah rumah di Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.
Dari temuan tim peneliti, api yang membakar material dalam kasus tersebut kemungkinan berasosiasi dengan adanya resin poly vinyl chloride atau PVC (bukan PVC pipa paralon). Resin ditemukan pada residu kebakaran.
"Jadi prinsipnya kami selesai pada tahap bahwa menemukan sumber dari api, sekali lagi bukan gas alami, tapi ada satu materi substansi yang ditemukan sebagai residu di tempat terbakar, yaitu residu poly vinyl chloride atau PVC. Dan menurut kami itu adalah sumber api yang bukan alami, begitu," kata Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Sarju Winardi, di kantornya, Sabtu (13/6).
Sarju mengatakan residu ini berasal suatu yang awalnya mudah terbakar. Lanjutnya, kemungkinan dari awal sesuatu tersebut sifatnya sudah cair.
"Jadi rupa-rupanya, materi ini awalnya adalah sesuatu yang sifatnya bercampur ya, dengan sesuatu pelarut, solvent. Nah, pelarut inilah yang kemudian lepas sebagai yang menghasilkan api. Nah, solvent-nya tertinggal sebagai residu," katanya.
"Nah, terbakarnya solvent itu ada pemantiknya. Nah, kami tidak pada kapasitas untuk menyampaikan gitu, pemantiknya apa, biar BPBD yang nanti akan menindaklanjuti," katanya.
Kemungkinan Campur Tangan Manusia
Lalu, apakah ada campur tangan dari manusia terkait kebakaran ini? Sarju mengatakan pihaknya tak berwenang untuk menjawab.
"Level iu nanti BPBD yang akan menindaklanjuti. Jadi kami menyampaikan hasil temuan yang sifatnya adalah evidence bahwa ada residu seperti itu. Nanti BPBD yang akan menindaklanjuti dan akan menganalisis lebih lanjut untuk sampai kesimpulan-kesimpulan semacam itu," katanya.
"Kami tidak pada posisi untuk menindaklanjuti hasil ini, jadi kami hanya menyimpulkan bahwa sumber api bukan gas alami," tegasnya.
Rssidu ini ditemukan di tempat-tempat yang terbakar seperti dinding tembok maupun tripleks. Sementara di benda-benda yang terbakar seperti sofa, kursi, dan kabel tidak dijumpai residu itu karena habis terbakar.
Sarju sekali lagi mengatakan, resin pvc ini tak akan terbakar jika tidak ada pemantiknya.
"Pemantik mestinya ada, karena kalau tidak dipantik dia enggak akan terbakar, ya. Nah, pemantiknya apa, ini akan ditindaklanjuti mestinya oleh, tim yang lain, BPBD. Kami akan melaporkan untuk diselidiki pemantiknya ini apa. Nah ini kami tidak pada langkah untuk menyelidiki lebih lanjut," bebernya.
Contoh Material yang Mengandung Resin PVC
Di luar kasus ini, Sarju mengatakan banyak material yang mengandung resin.
"Berbagai jenis lem, cat gitu ya, pelarut-pelarut itu memungkinkan dia kalau solvent (pelarutnya) terbakar menghasilkan residu itu (PVC). Kami belum menemukan yang sifatnya self-ignition, ya. Dia harus dipantik," katanya.
