Penembak Polisi di Tol Pejagan Sempat Rencanakan Serang Mako Brimob

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto merilis penangkapan pelaku penembakan anggota PJR di Cipali. (Foto: Reki Febrian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto merilis penangkapan pelaku penembakan anggota PJR di Cipali. (Foto: Reki Febrian/kumparan)

Polisi membekuk sejumlah orang yang diduga terlibat penembakan polisi di Tol Pejagan, pada 24 Agustus lalu. Dari penyelidikan polisi, beberapa dari pelaku tersebut sempat berencana untuk menyerang Makobrimob Kelapa Dua, Depok.

“Diduga kuat ini aksi balas dendam, tadi saya sampaikan ada tujuh yang mau serang Mako Brimob, empat ditangkap,” ungkap Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, pada Senin (3/9).

Seseorang yang dicurigai pelaku penembakan anggota PJR di jalan tol Kanci - Pejagan km 224, Cirebon. (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang yang dicurigai pelaku penembakan anggota PJR di jalan tol Kanci - Pejagan km 224, Cirebon. (Foto: Dok. Istimewa)

Setyo kemudian merinci, empat dari tujuh orang yang akan menyerang Makobrimob tersebut terlibat dalam penembakan polantas di Cipali. Mereka adalah IA, RS, H dan U.

IA dan RS tewas saat akan ditangkap, mereka coba melawan polisi dengan revolver yang digunakan untuk menewaskan Ipda Dodon.

“Mereka ini memang berniat, ya mengincar petugas yang sedang berdinas saja,” kata Setyo.

Seseorang yang dicurigai pelaku penembakan anggota PJR di jalan tol Kanci - Pejagan km 224, Cirebon. (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang yang dicurigai pelaku penembakan anggota PJR di jalan tol Kanci - Pejagan km 224, Cirebon. (Foto: Dok. Istimewa)

Setyo juga mengonfirmasi, kasus ini sebenarnya saling terkait dengan penyerangan anggota Polisi sejak 11 Juli 2018, di Polres Brebes, Bulakamba. Kemudian dilanjutkan dengan serangan pada 20 Agustus 2018. Para pelaku berhasil merampas revolver milik Brigadir Angga Dwi Turangga. Revolver inilah yang akhirnya digunakan RS ketika menyerang di Cipali.