Penembakan WN Turki di Bali: Satpam Vila Dibekap Pelaku WNA

23 Januari 2024 16:57 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Polisi memerika dua orang satpam dalam kasus penembakan WN Turki bernama Turan Mehmet (30) di Vila Palm House, wilayah Tambak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (23/1) pukul 01.30 dini hari tadi.
ADVERTISEMENT
Keduanya merupakan satpam vila itu yakni MD dan NG. Polisi saat ini sedang memburu keberadaan pelaku berdasarkan keterangan para satpam.
"Dari keterangan para saksi, pelaku masih dalam proses penyelidikan dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi mencari pelaku," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus Panjaitan kepada wartawan, Selasa (23/1).
Berdasarkan pernyataan MD, awalnya dia mendengar suara kayu jatuh di area vila. MD lalu patroli dan melihat korban serta teman-temannya sudah dalam keadaan tidur.
Dia sempat melihat dua orang berboncengan dengan sepeda motor Honda ADV 150 di dekat vila. MD lalu kembali ke pos satpam sekitar pukul 01.30 WITA.
Sementara itu, menurut NG, penembakan ini bermula pada saat salah satu pelaku datang ke pos satpam vila sekitar pukul 01.10 WITA. Pelaku bertanya tentang alamat vila Palm House sambil menunjukkan foto-foto vila.
ADVERTISEMENT
NG membenarkan foto yang ditunjukkan pelaku adalah Palm House. Namun, NG langsung ditodong pistol dan disekap oleh pelaku lain.
"Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi serta pelaku membekap saksi," katanya.
NG lalu mendengar suara tembakan dari dalam vila. Dia tak bisa melihat peristiwa penembakan itu secara langsung karena terhalang tembok.
"Namun dirinya mendengar suara 4 sampai dengan 5 tembakan senjata api," katanya.
NG mendengar para pelaku meninggalkan lokasi kejadian dengan motor sekitar 15 menit setelah dia dibekap. NG lalu menghubungi manajer vila meminta pertolongan.
NG bersama MD mencari dan menemukan korban bersimbah darah di area laundry. "Saksi melihat beberapa luka akibat tembakan yakni di lengan kiri tembus ke dada, bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri," katanya.
ADVERTISEMENT
Kedua satpam lalu melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan korban dirujuk ke RS Bhayangkara. Dalam kasus ini, polisi menduga ada tiga pelaku berkebangsaan asing atau WNA.