Penerbangan di Bandara Bali Kembali Normal Usai Erupsi Gunung Lewotobi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Foto: Humas Bandara Ngurah Rai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Foto: Humas Bandara Ngurah Rai

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali normal pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (17/6), malam lalu.

Sebanyak 87 penerbangan yang sempat dibatalkan kini mulai terbang untuk masuk dan keluar wilayah Bali.

"Penerbangan beberapa maskapai yang sebelumnya mengalami pembatalan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki berangsur kembali beroperasi," kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, Kamis (19/6).

Penerbangan rute domestik seperti Cengkareng, Labuan Bajo dan Semarang telah beroperasi normal pada Rabu (18/6) malam. Penerbangan rute Perth, Sydney, Adelaide, Melbourne, Singapura, Kuala Lumpur, berangsur normal pada Kamis (19/6).

Warga melihat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dari Pantai Wairotang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/6/2025). Foto: Arnoldine Shanon/ANTARA

"Hingga saat ini seluruh operasional berjalan dengan tertib dan lancar, baik proses pemberangkatan maupun kedatangan penumpang," katanya.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 Km dan Sektoral Barat Daya-Timur Laut 8 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat di sekitar diharap waspada potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote.