Pengakuan Suami Siri yang Bunuh Terapis Spa di Bekasi: Berantem, Saya Piting

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampang Ahmad Riansyah, pelaku pembunuhan yang juga suami siri dari SM, terapis spa yang ditemukan tewas di dalam kamar kos di Bekasi. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tampang Ahmad Riansyah, pelaku pembunuhan yang juga suami siri dari SM, terapis spa yang ditemukan tewas di dalam kamar kos di Bekasi. Foto: Dok. Istimewa

Cekcok akibat cemburu menjadi penyebab utama pembunuhan yang dilakukan Ahmad Riansyah (29) kepada seorang terapis spa berinisial SM (23) di Bekasi Selatan. Keduanya merupakan pasangan suami-istri melalui ikatan pernikahan siri.

Perselisihan ini bermula saat pelaku sedang sakit, namun korban tak bisa mengambil libur kerja untuk menemaninya.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Riansyah dalam pengakuannya saat ditangkap penyidik, sebagaimana terekam dalam video yang diterima kumparan, Selasa (13/1).

Ia sempat meminta korban pulang kerja lebih awal karena kondisi tubuhnya sedang tidak enak badan.

“Saya sakit, saya meriang. Udah itu saya ngomong sama dia, saya meriang, sayang saya mau pulang. Saya bilang, saya mau ngambil kunci kosan,” ujarnya kepada penyidik.

Petugas evakuasi jasad terapis spa di Bekasi ditemukan tewas di kos. Foto: Dok. Istimewa

Ahmad kemudian mengambil kunci kos korban di tempat kerja dan pulang lebih dulu ke kos. Ia kembali meminta korban untuk pulang cepat.

“Saya bilang, kamu bisa pulang cepat nggak? Soalnya saya lagi ga enak badan. Dia bilang nggak bisa, soalnya saya izin terus takut dipecat,” ujar Ahmad. Mereka pun kembali ribut.

Cekcok pun berlanjut melalui percakapan telepon. Ahmad mengaku kesal karena korban harus melayani tamu hingga malam.

“Itu berantem di handphone dulu, Pak. Udah gitu soalnya tamu tuh kayaknya pulang malam, gak bakalan bisa pulang cepet,” ujarnya.

Korban akhirnya pulang sekitar pukul 12 malam sambil membawa makanan untuk pelaku. Namun konflik kembali memuncak keesokan paginya, Rabu (7/1), saat pelaku meminta korban mengambil libur kerja.

“Kalau udah gitu pagi-paginya tuh, kata saya tuh, kamu nggak bisa libur? (Dijawab) enggak, saya izin terus takut dipecat,” jelas Ahmad menirukan ucapan korban.

Sakit Hati Lihat Chat Korban dengan Tamu

Petugas di lokasi kejadian ditemukannya jasad terapis spa di Bekasi. Foto: Dok. Istimewa

Ahmad juga mengaku sakit hati setelah mengetahui korban berkomunikasi dengan tamu spa.

“Nah, udah begitu kan saya nyadap WA-nya. Katanya kamu jangan chatting-an sama tamu soalnya saya kan sakit hati. Soalnya kan kamu lupa ngapus chat,” jelasnya

“Dari situ, dia tuh pas saya sadap WA-nya, dia ngoceh-ngoceh. Saya lagi nyari duit, gini, gini, gini, gini,” ujarnya.

Emosi Ahmad yang memuncak membuatnya gelap mata. Pria tersebut kemudian memiting korban hingga wanita itu tak bernyawa.

“Dari situ langsung saya piting,” ungkapnya.

Jasad korban ditemukan di kamar kosnya, Jalan Letnan Arsyad Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kamis dini hari (8/1).

Polisi sendiri menangkap Ahmad Riansyah di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/1). Saat ini ia telah ditetapkan sebagai tersangka.