Pengusaha Konveksi Asal Yogya Ajak Korban PHK Kerja Produksi Baju Hazmat

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baju hazmat yang dijual di Pasar Pramuka Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Baju hazmat yang dijual di Pasar Pramuka Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Banyaknya kasus korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), membuat seorang wanita asal Yogyakarta bernama Deviani Fitria Putri bergerak untuk membantu pegawai yang yang terkena PHK.

Melalui akun twitternya Devi mengajak pegawai korban PHK untuk bekerja sama dengannya membuat APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis berjenis baju hazmat.

Wanita berusia 25 tahun ini memiliki usaha konveksi sejak tahun 2017 lalu, namun karena banyaknya permintaan pembuatan hazmat, akhirnya Devi fokus untuk membuat hazmat untuk didistribusikan ke pusat kesehatan dan rumah sakit di sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Lampung, Lombok hingga ke NTT.

Permintaan hazmat yang terus meningkat membuat Devi kekurangan tenaga kerja. Dia akhirnya berinisiatif mengajak pegawai yang terkena PHK dan memiliki keahlian menjahit untuk bergabung dengannya.

“Awalnya saya punya konveksi untuk pembuatan kaos dan jaket, tapi karena banyak permintaan pembuatan hazmat, saya fokus di pembuatan hazmat dan permintaannya terus meningkat. Kami kekurangan tenaga, banyak informasi juga banyak pegawai yang kena PHK, kalau punya keahlian menjahit bisa bergabung dengan saya,” kata Devi kepada kumparan, Kamis (9/4).

Tangkapan layar pemilik konveksi bantu korban PHK Foto: Twitter/ @DeviFP

Menurut Devi saat ini ia membutuhkan karyawan untuk pabrik konveksinya yang berada di daerah Bogor dan Yogyakarta. Khususnya mereka yang memiliki keahlian menjahit.

“Sekarang perlunya penjahit untuk pabrik di Bogor dan Yogyakarta, kalau bisa yang sudah bisa menjahit supaya enggak perlu di training lagi karena permintaan APD ini kan terus meningkat,” lanjut Devi.

Menurutnya saat ini sudah ada beberapa orang yang bergabung dengan Devi, ia juga sedang mengumpulkan teman-teman dan warga di sekitarnya yang terkena PHK, untuk nantinya bekerja sama dengan beberapa rekannya baik di usaha konveksi ataupun di bidang usaha lain,

“Untuk sekarang aku lagi kumpulkan teman-teman yang butuh pegawai, kaya temanku ada yang produksi pengolahan kedelai, bisa bantu di tempat dia atau juga konveksi di beberapa daerah, supaya yang di PHK ini terbantu,” tambahnya.

kumparan post embed

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!