Penjelasan Bahlil soal Tak Libatkan Kominfo di Media Center Indonesia Maju

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers peluncuran Media Center Indonesia Maju di Diponegoro 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023). Foto: Fadlan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers peluncuran Media Center Indonesia Maju di Diponegoro 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023). Foto: Fadlan/kumparan

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menjelaskan mengapa peluncuran Media Center Indonesia Maju tak melibatkan Kominfo.

Padahal, yang bertugas dalam penyampaian informasi di pemerintah pusat adalah Kominfo.

"Kita ini kan sudah mekanisme, kalau bicara tentang itu kan tentang negara, tapi saya berkepimpinan untuk terkait dengan ekonomi di bawah isu-isu politik dengan isu-isu investasi. Jadi saya berpandangan untuk melakukan ini (meluncurkan Media Center Indonesia Maju)," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Diponegoro 15A, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12).

Ilustrasi logo Kominfo. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

Meski begitu, Bahlil menuturkan, media center Indonesia Maju tetap berkoordinasi dengan Kominfo.

"Tapi kami akan koordinasi (dengan Kominfo), jadi kami gak masalah, saya gak ada masalah, ya," ucap Bahlil.

Ia mengungkapkan urusan dapur antara Media Center Indonesia dan Kominfo tidak ada masalah.

"Jadi kalau itu, urusan dapur kami gak ada masalah. Jangan sampai dapur lain dibuat masalah kira-kira begitu. "Kenapa ini di bawah Kementerian Investasi? Bukan Kominfo?"," kata Bahlil sambil mencontohkan dengan nada pertanyaan.

"Kita ini kan sudah mekanisme, kalau membicarakan tentang itu kan sudah urusan internal negara, ya. Tapi saya berkeyakinan betul, ini terkait dengan ekonomi dan isu investasi," pungkasnya.