Penjelasan BMKG soal Penyebab Gempa 5,5 M di Lebak, Banten

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Getty Images

Gempa 5,5 magnitudo terjadi pada Minggu (9/10) pukul 17/02 WIB. Pusat gempa berada di Bayah, Banten. Getaran gempa terasa di Jabodetabek selama beberapa detik.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa ini diduga akibat patahan pada slab lempeng di zona transisi.

"Gempa magnitudo 5,5 selatan Banten petang ini diduga dipicu deformasi/patahan pada slab lempeng di zona transisi Megathrust-Benioff," kata Daryono.

"Gempa ini diduga gempa Intra-slab (gempa dalam lempeng)," lanjut dia.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah ada kerusakan bangunan atau tidak akibat gempa itu. Namun masyarakat banyak yang panik ketika gempa terjadi.

Gempa terasa di Banten, Jabodetabek, hingga Cianjur.

X post embed