Penumpang Keluhkan Naik KRL Dibatasi: Bukannya PSBB tapi Penularan Secara Sosial

Media sosial Twitter mulai ramai dibanjiri keluh kesah para penumpang commuter line atau KRL, Selasa (14/3) pagi. Para penumpang di sejumlah stasiun harus mengantre panjang untuk masuk ke dalam peron, karena petugas membatasi jumlah penumpang yang menunggu di peron dan naik ke KRL
Hal ini sejalan dengan upaya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona. Namun praktiknya di lapangan, pembatasan ini menyebabkan penumpang mengantre dan menumpuk hingga depan stasiun. Alhasil, penerapan physical distancing pun tak efektif berjalan.
Salah seorang penumpang KRL dari Stasiun Bojong Gede, Bogor, Fitri, menyatakan sebenarnya penumpang mencoba menerapkan physical distancing dengan mengenakan masker dan menjaga jarak selama mengantre. Namun, ternyata hal ini tak terlalu efektif.
"Semua pakai masker, jaga jarak ada tapi tetap aja kayak numpuk," ujar Fitri kepada kumparan, Selasa (14/4).
Fitri khawatir antrean panjang penumpang ini menyebabkan penularan virus corona makin meluas.
"Ini bukan PSBB jadinya, tapi malah penularan secara sosial lebih kayak gitu," ungkap karyawati sebuah perusahaan penunjang industri strategis bidang angkutan laut itu. Ia harus berangkat ke kantornya di kawasan Jakarta Pusat karena sistem work from home di kantornya berjalan secara rolling.
"Saya menghindari berdiri dan pegang handel kereta buat jaga-jaga dari virus, juga sebisa mungkin duduk. Biar saja telat asal enggak desak-desakan," imbuhnya.
Fitri sebenarnya tak mempermasalahkan adanya pembatasan penumpang di dalam KRL dalam rangka penerapan PSBB. Namun menurutnya, harus diimbangi dengan penambahan jam operasional dan jumlah kereta
"Pembatasan penumpang menurut saya enggak apa-apa. Asal saya harap jam dan keretanya di tambah agar tidak ada penumpukan penumpang," pungkasnya.
Selama PSBB, PT KCI memang memperketat pembatasan jumlah penumpang di setiap gerbong. Jumlah penumpang yang berada dalam satu gerbong dibatasi menjadi maksimal 60 orang demi menjaga physical distancing.
Jadawal KRL juga beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Namun pada Selasa pagi ini, PT KCI memajukan jadwal berangkat KRL lintas Stasiun Bogor-Jakarta Kota menjadi pukul 04.42 WIB. Penumpang dapat mengakses jadwal lengkap perjalanan KRL untuk semua rute dalam http://krl.co.id atau http://bit.ly/2UDkCS8
----------------------------------------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
