Penumpang KRL Cekcok Usai Bersenggolan di Eskalator Stasiun Bekasi, KAI Mediasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi para pengguna KRL di Jakarta. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi para pengguna KRL di Jakarta. Foto: Shutterstock

Keributan antarpenumpang terjadi di area Stasiun Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (1/10) malam. Keributan tersebut dipicu dua pengguna yang saling bersenggolan saat hendak menggunakan eskalator.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.27 WIB setelah kedua pengguna turun dari Commuter Line dan berada di area eskalator stasiun.

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan keributan itu terjadi antar penumpang dan dipicu perselisihan setelah keduanya saling bersenggolan saat menggunakan fasilitas eskalator.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya keributan ini, karena mengganggu ketenangan dan ketentraman pengguna lainnya,” kata Leza, dalam keterangannya, Jumat (2/10).

“Maka dari itu, petugas KAI Commuter mengambil sikap melerai dan berusaha memediasi perselisihan yang memicu keributan itu, agar tak mengganggu pengguna lainnya,” lanjutnya.

Petugas yang mengetahui kejadian tersebut segera melerai kedua penumpang itu. Setelah itu, keduanya kembali berjalan untuk turun dari lantai atas menuju eskalator yang mengarah ke pintu keluar stasiun.

Namun, perselisihan belum berakhir. Salah seorang pengguna yang terlibat dalam insiden tersebut masih belum menerima kejadian sebelumnya.

Cekcok kembali terjadi ketika keduanya berada di eskalator lantai dasar. Petugas kembali turun tangan untuk melerai dan mengamankan keduanya.

Kedua pengguna kemudian dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Bekasi. Di lokasi tersebut, petugas KAI Commuter melakukan mediasi terhadap kedua pihak.

Setelah dilakukan mediasi, perselisihan tersebut akhirnya berakhir damai.

Petugas KAI Commuter mengambil tindakan untuk menghentikan keributan karena kejadian tersebut berpotensi mengganggu pengguna lain di area stasiun.

KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna untuk menjaga ketertiban serta menghormati pengguna lainnya ketika menggunakan fasilitas layanan Commuter Line.

“Kami mengimbau agar semua pihak dapat turut andil menjaga ketentraman di area stasiun dan dalam kereta Commuter Line. Agar semua pengguna tidak terganggu oleh sikap atau perilaku tidak patut,” kata Leza.