Penyelam TNI AL Temukan Turbin Sriwijaya Air SJ 182 hingga Dompet Korban

Para penyelam TNI AL berhasil menemukan sejumlah puing pesawat hingga barang milik korban Sriwijaya Air SJ 182, Jumat (15/1). Temuan itu mulai dari dompet korban, baterai pesawat, hingga turbin.
"Jam 11.30 WIB tadi Kopaska temukan serpihan baterai pesawat yang sudah kita kumpulkan di atas sini. Kemudian kita temukan dompet nanti disorot ini ada atas nama Indah Halimah Putri, beserta NPWP nanti akan serahkan ke Basarnas. Ada uangnya juga," kata Pangkoarmada 1 TNI AL, Laksamana Muda Abdul Rasyid, kepada wartawan di atas KRI Rigel, Jumat (15/1).
Indah merupakan korban Sriwijaya Air yang sudah teridentifikasi.
Tim penyelam menemukan turbin pesawat pada pukul 11.55 WIB. Turbin ini telah diserahkan ke posko Basarnas di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kemudian, pada pukul 12.05 WIB, tim penyelam menemukan material dari CVR black box, berupa baterai, beacon (pemancar), dan casing.
Namun, material ini belum diserahkan ke pihak Basarnas karena akan diserahkan secara lengkap dengan bagian lainnya yang masih dicari, termasuk memori CVR.
"Kemaren ini (beberapa material) ditemukan. Ini kita simpan di sini karena harapan saya pagi ini (tadi) menemukan CVR," ujar Abdul.
Diharapkan bagian CVR lainnya, seperti memori bisa segera ditemukan dalam waktu 2-3 hari ke depan.
Basarnas telah memperpanjang operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182 tiga hari ke depan. Operasi ini sudah berlangsung sejak pesawat tersebut jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Jumat (9/1) sore.
Bagian black box yang sudah berhasil ditemukan adalah FDR, berisi tentang seluruh data penerbangan pesawat. Data ini sudah diunduh KNKT untuk proses investigasi.
